Ilustrasi. Istimewa

Kisaran-Intainews.com:Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu didampingi Kasat Reskrim, AKP Ricky Pripurna menggelar konferensi pers di Mapolres Asahan, Selasa 8 Januari 2018 terkait sepasang jenazah di kamar hotel Central Kisaran, Sumatera Utara.

Faisal menjelaskan, HP (30) warga Bunut Barat Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan tega membunuh kekasihnya DI (23) warga Kelurahan Karang Anyer Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan tidak bernyawa di kamar hotel, Senin (7/1).

“Setelah membunuh kekasihnya dengan pistol rakitan, HP menembak kepalanya sendiri,” tutur Kapolres Asahan di depan awak media. Selanjutnya sesuai keterangan saksi-saksi dan CCTV hotel, Minggu (6/1) HP yang mengendarai sepeda motor biet BK 2200 OV dan DI mengendarai sepeda motor space BK 5715 VBE datang bersama ke hotel Central.

HP memesan kamar C 12 dan keduanya masuk ke dalam kamar yang dipesan. Keesokan harinya, Senin (7/1) sekitar pukul 14.00 WIB pegawai hotel mengetuk pintu untuk menanyakan apakah kamar akan diperpanjang, namun tidak ada jawaban.

Akhirnya pintu dibuka dengan kunci cadangan. Ternyata HP dan DI ditemukan tewas bersimbah darah. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polres Asahan. Mendapat informasi dari pihak hotel, Kasat Reskrim bersama anggotanya langsung meluncur dan melakukan olah TKP.

Di kamar tersebut petugas menemukan HP dan DI tanpa busana berlumuran darah dalam keadaan tidak bernyawa. Selain kedua jenazah, petugas juga menemukan sepucuk pistol rakitan, dua selongsong peluru berdiameter 5,56 mm, celurit, HP, 2 unit sepeda motor, pakaian korban dan sendal.

Kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Pematang Siantar untuk diotopsi. Seterusnya jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Diketahui, HP dan DI telah lama memadu kasih, namun hubungan mereka tidak mendapat restu dari orang tua DI.

Bahkan saat Hasyim dan keluarganya berniat meminang DI, niat tersebut ditolak pihak keluarga DI. Akhirnya HP dan DI ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel. * Inc-10