Drs H Abdillah Ak MBA (tengah) saat menerima penghargaan dari YSPA

Medan Intainews.com:Pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21, Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA) memberikan penghargaan kepada tiga tokoh masyarakat yang peduli pendidikan, Kamis 20 Desember 2018, di Adhigara Room Raz Hotel and Convention Jalan Dr Mansyur No 168 Kota Medan.

Mereka yang mendapat penghargaan adalah Drs H Abdullah Ak MBA, Dr H Azhar Sitompul MA, dan Dra Sri Hartini. Ketiganya dipilih karena dinilai aktif memberikan kontribusi dalam bentuk support, sumbangsih pemikiran dalam dunia pendidikan terkhusus pada YPSA.

Menudukung YPSA, aktif dalam mengikuti kegiatan-kegiatan YPSA, aktif meghadiri undangan resmi dan tidak resmi YPSA dan mendukung penuh visi misi YPSA. Kepada ketiganya diberikan plakat sebagai tanda penghargaan dan mendapatkan ucapan selamat dari civitas YPSA termasuk pembina, ketua umum serta sekretaris YPSA.

“Saya melihat kemajuan YPSA. Dalam dunia pendidikan ini banyak tantangan dan persaingan. Jika kita memulai dengan niat, Insha Allah apa yang dicita-citakan akan tercapai,” ungkap Drs H Abdillah Ak MBA saat diminta memberikan sambutan.

Ia menambahkan permasalahan narkoba dan permasalah remaja saat ini merupakan tanggung jawab bersama sebagai orangtua dan pendidik. Bukan kerja aparat kepolisian saja tetapi tugas bersama. Tidak lupa ia mengucapkan selamat atas ulang tahun YPSA ke-21 dan berharap ke depannya semakin baik dan jaya.

HUT ke-21 ini digelar dengan tema ‘21 years of YPSA as the Center of Islamic Education in Shaping Excellent Generation with Islamic Character’. Acara dihadiri oleh Pembina YPSA Drs H Sofyan Raz Ak MM, Ketua Umum YPSA Hj Rahmawaty Sofyan Raz, Kepala Cabang Dinas Pendididkan Provinsi Sumatera Utara H Sakti Spd Mpd.

Juga dihadiri Anggota DPR RI Komisi 3 H Abdul Wahab Dalimunthe SH, Staf Ahli Bidang Sishanneg Kolonel Infanteri Martohap Simorangkir, Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Eko Kristianto SIK MSi, Konsul Jendral Singapura Mr Richard Groosse.

Sekretaris Umum YPSA Hj Rizki Fadilah Raz MPsi mengatakan, makna penting setiap kelahiran yakni sebagai muhasabah. Siapa kita dan kemanakah YPSA akan dibawa. “Diharapkan seluruh civitas mampu membawa amanah yang terbaik dari Allah dan memberikan kualitas yang baik setiap harinya,” tuturnya.

Rizki juga menyampaikan menyambut HUT ke-21, YPSA yang mengadakan serangkaian kegiatan mulai dari Jumat (14/12) dengan berziarah ke makam pendiri untuk memberikan motivasi kepada anak-anak untuk menghormati orangtua.

“Di umur 21 tahun ini semoga Allah memberikan anak-anak untuk menjadi golden generation. Bukan sebuah perjalanan yang tidak singkat. Kita masih merasa masih penuh kekurangan. Masih jauh dari visi dan misi. Doakan kami dan dukung kami untuk memberikan yang tebaik untuk anak-anak bangsa, untuk mendidik generasi,” tukasnya.

MoU dengan Cambridge

Dalam HUT YPSA ke-21, yayasan juga menandatangani MoU dengan St Andrew Cambridge. Kerja sama di bidang pendidikancambridge di Inggris ini dilakukan pihak sekokah untuk memudahkan anak didiknya mengambil pendidikan di sana. Dinas pendidikan melaui H Sakti Spd Mpd mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terbentuk.

“Generasi muda harus siap dengan perkembangan zaman. Hal ini menunjukkan kita telah siap. Generasi muda siap untuk berada dan bekerja di manapun. Tidak ada yang membatasi kita untuk bergerak di dunia ini.Tidak ada halangan orang miskin untuk berpendidikan. Tidak ada halangan bagi orang berprestasi,” ungkapnya. *IWO Medan