Tapsel-Intainews.com:Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Sahrul Pasaribu menegaskan semua tenaga kerja di Kabupaten Tapsel harus terlindungi dan terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (fotoIstimewa). Hal itu disampaikan Bupati saat memimpin rapat koordinasi evaluasi dan apresiasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Aula Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok, Tapsel Jumat 30 November 2018.

Menurutnya, apabila tenaga kerja terlindungi tentu rasa nyaman saat bekerja akan tercipta dan produktivitas dalam bekerja juga akan meningkat. “Kita bisa rasakan kurun waktu dua sampai empat tahun belakangan ini, perlindungan terhadap birokrasi atau pemerintahan sudah sangat sungguh-sungguh. Walaupun tidak semua orang atau pimpinan memaknainya,” kata Bupati.

Sebagaimana visi dan misi Bupati untuk mewujudkan masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera. Dengan demikian, Syahrul berharap agar semua upaya yang dilakukan Pemerintah untuk menjamin tenaga kerja, khususnya Tapsel supaya lebih baik lagi.

Sekertaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Drs Parulian Nasution selaku pembicara dalam rapat tersebut menjelaskan bagaimana pentingnya terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Sesuai dengan UU No 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional. Semua masyarakat Indonesia berhak mendapat jaminan sosial.

“Saya berharap kemitraan yang terjalin antara Pemkap Tapsel dan BPJS Ketenagakerjaan bisa selalu kompak dan bergandengan tangan dalam memberikan jaminan sosial kepada masyarakat,” pintanya.

Laporan Ketua BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan Zainal Fakhruddin dari seluruh OPD di Tapsel tinggal satu OPD yang belum terdaftar dan ada beberapa kecamatan yang belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Hadir pasa cara tersebut, Wakil Bupati Tapsel Ir H Aswin Efendi Siregar, tokoh masyarakat Sumut Syamsul Qamar, para asisten, staf ahli bupati, pimpiman OPD dan camat se-Tapanuli Selatan. * Inc-16