Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa

Gunungsitoli-Intainews.com:Walau waktu sudah mendesak, pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara Kota Gunungsitoli tetap dilaksanakan. Jadwal pembahasan KUA-PPAS Kota Gunungsitoli 27 November 2018 hingga 28 Desember 2018.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa di kantor DPRD Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Senin 26 November 2018.
“Anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Gunungsitoli tahun 2019 wajib disahkan akhir Desember 2018, dan jika mengacu aturan, pembahasan sudah tidak bisa lagi dijadwal,” ucapnya.

Alasan Herman, karena draft KUA-PPAS seharusnya diserahkan pada pertengahan Juni, dan disahkan selambat-lambatnya 30 hari sebelum akhir tahun anggaran. Keterlambatan penyerahan draft KUA-PPAS membuat tidak cukup lagi ruang bagi DPRD Kota Gunungsitoli untuk mempertajam program prioritas masing masing SKPD.

Sebab KUA-PPAS harus disesuaikan dengan rencana kerja Pemko Gunungsitoli, dan mendasari dengan rancangan pembangunan jangka menengah (RPJMD) Kota Gunungsitoli. Selain itu, menurut dia arah PPAS juga harus mengacu pada KUA, dimana isi KUA diimplementasi pada plafon anggaran dan tercermin dari masing masing nomenklatur serta nilai.

Sekda Kota Gunungsitoli Ir Agustinus Zega sebelumnya telah mengakui jika penyerahan draft KUA-PPAS Kota Gunungsitoli kepada DPRD terlambat. Keterlambatan bukan unsur kesengajaan, tetapi karena ada selisih penghitungan anggaran pada program E-Planing, dimana akibat selisih nilai yang tidak begitu besar harus melakukan beberapa kali penghitungan ulang. *Inc-12