Herman Jaya Harefa

Gunungsitoli-Intainews.com:DPRD Kota Gunungsitoli melayangkan rekomendasi kepada Walikota Gunungsitoli agar mengkaji ulang tahapan pemilihan kepala desa di Desa Lasara Sowu dan Hilimbowo Olora, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Selain itu, Walikota Gunungsitoli diminta melanjutkan pelaksanaan Pilkades di Desa Loloana’a Lolomoyo dan menguji peraturan yang membenarkan kaur keuangan Desa Helefanikha dilantik dua kali.

Hal tersebut diungkapan Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa ketika ditemui di kantor DPRD Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Kamis 22 November 2018.

“Senin kemarin kita telah menggelar rapat dengar pendapat dengan warga desa Hilimbowo Olora, Desa Lasara Sowu, Desa Helefanikha dan Desa Loloana’a Lolomoyo,” ungkapnya. Dari Herman diketahui jika rekomendasi diterbitkan berdasarkan pengaduan masyarakat, dimana dua bakal calon kepala desa Hilimbowo Olora O’ozatulo Harefa dan Fotodo Harefa tidak lolos sebagai calon kepala desa.

Dimana O’ozatulo Harefa gagal karena perbedaan penulisan nama pada KTP dan Ijazah, sedangkan Fotodo Harefa gagal karena pengurus partai politik dan pengurus BPD.

Pada pelaksanaan RDP terungkap jika perbedaan nama O’ozatulo Harefa karena kesalahan penulisan dan bisa diurus perubahan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Fatodo Harefa telah mengundurkan diri dari partai politik dan telah mengambil cuti sebagai anggota BPD.

Sedangkan bakal calon (balon) kades Lasara Sowu Faozatulo Ziliwu tidak lolos karena dianggap telah pernah menjadi kepala desa sebanyak tiga periode, padahal dari pengakuan Faozatulo Ziliwu dia hanya menjabat sebagai kepala desa definitif dua periode, dan yang satu periode hanya sebagai pejabat sementara. *Inc-12