Medan-Intainews.com:Pemko Medan telah melakukan langkah-langkah penanganan masalah banjir yang terjadi di Kota Medan dengan normalisasi saluran sekunder, fungsi lubang inlet di jalan, gotong royong masyarakat serta unsur TNI/POLRI membersihkan saluran drainase. Serta berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II.

Selain itu Pemko Medan terus meningkatkan motivasi sumber daya aparatur melalui penegakan disiplin, pembangunan moral dan pengembangan profesionalisme agar semakin giat bekerja dalam mengatasi permasalahan genangan air di Kota Medan. Kemudian tetap mengimbau masyarakat agar menjaga saluran drainase supaya tidak tumpat.

Demikian Nota Jawaban Walikota Medan H T Dzulmi Eldin (foto) menanggapi pemandangan umum fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Roby Barus SE pada sidang paripurna DPRD Medan tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R APBD) Kota Medan tahun anggaran 2019 di gedung DPRD Medan, Selasa 6 November 2018.

Walikota juga mengungka, penyebab tidak lancarnya aliran air terkadang bukan karena jeleknya konektivitas antara saluran tertier, sekunder dan premier, tetapi terjadi disebabkan sudah penuhnya saluran premier yang mengakibatkan air di saluran primer tersebut masuk ke saluran sekunder.

Selain soal banjir, walikota memaparkan, Pemko Medan mengkaji penerapan kebijakan strategis yang akan melibatkan seluruh instansi terkait dan seluruh pemangku kepentingan, guna meminimalkan kemacetan lalu lintas. Mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan massal berbasis angkutan umum BRT (Bus Rapid Transit) dan berbasis rel melalui pelaksanaan pembangunan Light Rair Transit (BRT).

menjawab pertanyaan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Muhammad Nasir terkait masalah pendidikan menyangkut pemberian beasiswa kepada siswa miskin, Walikota mengatakan, Pemko Medan terus berkomitmen dalam membangun pendidikan yang berkualitas, khususnya dalam memberikan kesempatan yang sama bagi siswa yang kurang mampu.

Terkait pendidikan seperti pertanyaan Ir Sahat B Simbolon dari fraksi Partai Gerindra mengenai ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, jelas walikota, Pemko Medan dengan optimalisasi potensi yang tersedia berusaha untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, baik melalui penambahan sarana maupun perbaikan yang sudah ada sebelumnya.

Menanggapi pemandangan umum fraksi Partai Hati Nurani Rakyat terkait infrastruktur, menurut Dzuli Eldin, Pemko Medan secara berkesinambungan memprioritaskan anggaran yang ada untuk perbaikan infrastruktur ,termasuk perbaikan taman dan lampu penerangan jalan umum, serta bekerja sama dengan pihak lain melalui dana Corporate Sosial Responsibility (CSR).

Sidang Paripurna DPRD Medan tentang RAPBD Kota Medan tahun anggaran 2019 yang dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, turut dihadiri Sekda Kota Medan Wirya Alrahman, Wakil Ketua DPRD Medan H Iswanda Nanda Ramli, anggota dewan, pimpinan OPD di lingkungan pemko Medan dan camat.*Inc-03