Walikota Medan memasang stiker pajak di pintu perusahaan

Medan-Intainews.com:Kerja keras yang terus dilakukan Pemko Medan melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan untuk memungut pajak dari para wajib pajak ternyata tidak sia-sia.

Terbukti, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan sampai Triwulan III tahun 2018, tercatat realisasi pajak daerah telah berhasil mencapai Rp 1,033 triliun atau secara presentase mencapai 73,39%. Dengan sisa waktu 4 bulan lagi hingga akhir Desember 2018, BPPRD akan berupaya sekuat tenaga untuk merealisasikannya hingga 100%.

“Capaian ini tentunya sangat menggembirakan dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BPPRD Kota Medan untuk terus meningkatkan kinerja. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 lalu, realisasi pajak daerah tahun 2018 ini cenderung meningkat. Sebab, tahun 2017 realisasi pajak daerah tercatat hanya Rp 995,1 miliar atau 71,8%,” kata Kadis BPPRD Kota Medan Zulkarnain di Medan, Minggu 7 Oktober 2018.

Mantan Kepala Bappeda Kota Medan itu mengungkapkan, realisasi pajak daerah itu disumbangkan oleh 8 jenis pajak daerah yakni pajak hotel dengan realisasi 72,1%, pajak restoran (75,4%), pajak hiburan (76,2%), pajak penerangan jalan (84,4%), pajak parkir (75,6%), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 54,7%, Pajak Bumi Bangunan (79,5%) serta pajak air tanah (65,1%).

“Untuk itulah atas nama Pemko Medan, kita menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada para wajib pajak daerah yang telah melaksanakan kewajibannya. Mudah-mudahan para wajib pajak ini sekaligus menjadi pelopor-pelopor taat dan patuh pajak daerah,” ungkapnya.

Zulkarnain menjelaskan, pajak daerah memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat penting sebagai sumber pembiayaan pembangunan kota. Dikatakannya, pajak daerah diharapkan dapat menyumbang sebesar 72% dari total pendapatan asli daerah (PAD) yang ditargetkan dalam tahun 2018 di samping teribusi daerah lain-lain PAD yang sah.

“Jadi untuk mendukungnya, seluruh pemangku kepentingan harus ikut berpartisipasi dalam mendukung pembangunan yang tengah dijalankan tersebut. Salah satu bentuk dukungan yang bisa dilakukan dengan sadar menyelenggarakan berbagai kewajiban perpajakannya secara akurat dan tepat waktu,” harapnya. *Inc-03