Manfaat petai

Intainews.com:Sebenarnya banyak orang suka petai, tapi tak suka baunya yang sampai ke mana-mana. Namun kalau saja mau mengabaikan baunya, makanan yang satu ini sangat besar khasiatnya untuk kesehatan.

Sudah dituliskan pada banyak artikel, petai bermanfaat untuk mencegah hipertensi, memperlancar BAB, mencegah semblit, meremajakan kulit, dan membersihkan ginjal serta banyak lagi manfaat lain.

Memang petai, kalau dimakan baunyasaat buang air kecil cukup menyengat dan tidak akan hilang dalam satu dua hari. Juga bau mulut selepas makan petai sangat mengganggu sewaktu bicara. Bayangkan sehabis makan petai, terus kedatangan tamu.

Tapi tak ada salahnya kalau mau menepiskan baunya itu untuk mengambil sisi positifnya, bahwa makan petai sebanyak apapun, belum pernah ada yang mengalami efek negatif. Berbeda dengan makan jengkol yang dapat menimbulkan rasa sakit yang amat sangat, karena tidak bisa buang air kecil dan susah BA.

Secara umum, petai dikenal sangat bermanfaat untuk membersihkan ginjal. Sejak tempo dulu petai dikenal sangat bermanfaat, bukan hanya mencegah sakit pinggang, tapi juga berkhasiat menyembuhkan gangguan pada pinggang.

Misalnya, Ada seorang ibu mengatakan dia sakit pinggang, berdiri agak lama sakit, duduk agak lama juga sakit apalagi ketika menggendong bayinya sakitnya bukan main.

Suatu waktu temannya menyarankan agar dia mencoba makan petai tiap hari 10 biji. Pada awalnya ia tidak percaya, tapi karena sakitnya tidak kunjung sembuh, maka akhirnya wanita ini mencoba memperaktikannnya. Aneh, setelah makan etai selama seminggu rasa sakit berkurang dan akhirnya sembuh total.

Di Sumatera Barat, tanaman petai ada di mana-mana. Dan orang orang di desa, sudah biasa memanfaatkan petai yang ada di kebun atau pekarangannya untuk dimakan, tanpa mempedulikan apakah baunya menyengat.

Terbukti, di desa-desa orang orang tua yang sering makan petai tidak pernah kena gangguan tulang. Pada usia yang sudah tua, mereka masih kuat mencangkul di kebun ataupun di sawah.*Ksn