Usai Pk5 ditertibkan trotoar dan bahu jalan dikeruk

Medan-Intainews.com:Pedagang kaki lima di Pasar Sei Sikambing Jalan Kapten Muslim Medan, menjadi biang kemacetan dan kumuh merusak estetika kota. Senin 24 September 2018 pagi, dipimpin Kasatpol PP M Sofyan bersama 150 personel dilakukan penertiban.

Sejumlah 150 prsonal Satpol PP, didukung Polsekta Medan Helvetia sebanyak 30 personel dan Koramil Sunggal 15 petugas, ditambah seluruh jajaran Kecamatan Medan Helvetia beserta seluruh kepala lingkungan dengan tegas menindak PK5.

Diawali dengan menggunakan toa mengimbau kepada ratusan PK5 agar tidak menggelar lapak dan bejualan di pinggir jalan. Serta merta para pedagang bergegas mengangkuti barang dagangannya meninggalkan lokasi terlarang.

Selain PK5, tim gabungan tak luput menertibkan parkir yang selama ikut memperparah kemacetan. Lokasi parkir yang menggunakan badan jalan di sebelah kiri, dipindahkan ke sebelah kanan. Sebab, petugas parkir selama ini memarkirkan kendaraan pembeli maupun pedagang di depan lapak para PK5 sehingga mempersempit jalur jalan.

Kawasan ini, ujar Sofyan, tidak bisa dipergunakan lagi untuk tempat berjualan. Apabila para PK5 membandel dan melanggarnya, ditegaskannya, tim gabungan langsung datang dan mengamankan seluruh barang dagangan yang digelar di tempat terlarang.

Tambah Sofyan, pasca dilakukan penertiban kawasan Pasar Sei Sikambing akan dijaga oleh jajaran Kecamatan Medan Helvetia beserta Satpol PP. “Kita akan buat posko bersama Kecamatan Medan Helvetia untuk mencegah PK5 agar tidak berjualan kembali. Apabila mereka (PK5) tidak mengindahkan, langsung ditindak tegas,” katanya.

Diktahui, PD Pasar telah menyediakan tempat penampungan bagi para PK5 pasca penertiban tanpa dipungut biaya di 110 tempat. “Dengan demikian para PK5 tetap bisa mencari nafkah untuk keluarganya masing-masing,” ungkapnya. *Inc-03