Lokasi penambangan

Nias-Intainews.com:Sesuai hasil rapat dengar pendapat (RDP) warga dan DPRD Kabupaten Nias, tim Badan Koordinasi Penata Ruang Daerah (BKPRD) Kabupaten Nias tinjau Sungai Idanogawo, Selasa (18/9).

Peninjauan dilakukan untuk menunjuk di mana lokasi penambangan yang direkomendasikan Pemerintah Kabupaten Nias kepada CV Axelindo.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Nias Viktor Waruwu ketika dihubungi, Rabu 19 September 2018 membenarkan tim BKPRD Nias telah turun kelapangan.

Tim hanya menunjuk di mana lokasi tambang yang direkomendasikan kepada CV Axelindo di Sungai Idanogawo, Desa Ahedano, Kecamatan Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Terkait permasalahan sebelumnya dan izin, Viktor tidak berkomentar karena hal tersebut tugas dari instasi terkait lainnya. “Kita turun hanya sebatas menunjukkan lokasi tambang sesuai rekomendasi Pemkab Nias kepada CV Axelindo,” jelasnya.

Dari Kadis PUPR diketahui jika lokasi tambang yang direkomendasikan adalah sebelah kanan sungai jika menuju hulu. Sebelumnya Kapolsek Idanogawo AKP Amoni Hulu telah memberitahu jika lokasi tambang sesuai rekomendasi seratus meter dari lokasi penambangan sebelumnya atau sebelah kanan jika menuju hulu sungai.

“Kita sudah hentikan penambangan di lokasi sebelumnya sesuai perintah Kapolres Nias,” jelasnya. Yanu Zebua, tokoh pemuda Idanogawo mengatakan jika turunnya tim BKPRD berdasarkan hasil kesimpulan RDP warga dengan DPRD.

RDP digelar karena warga protes penambangan yang dilakukan CV Axelindo di jalur hijau atau tidak sesuai dengan lokasi yang direkomendasi oleh Pemkab Nias. *Inc-12