Pihak World Bank foto bersama dengan peserta diskusi

Tobasamosir-Intainews.com:World Bank bersama Badan Otorita Danau Toba (BODT) mendiskusikan masalah kualitas air Danau Toba dengan sejumlah pejabat pemerintah se-kawasan Danau Toba di Gedung Pertemuan Serenauli Laguboti, Jumat 7 September 2018.

Pihak Wold Bank yang hadir dalam diskusi seharian itu, Berthine Kamphuis, Ms Amy Chua Phd, Mr Marcus Wishart dalam pembicaraan terjemahan bahasa Inggerisnya mengedepankan pembahasan tentang kualitas air Danau Toba.

Untuk menerima masukan, mereka (world bank red) bersama BODT, mengundang sejumlah pejabat Dinas Lingkungan Hidup se kawasan Danau Toba dan tokoh pencinta Danau Toba, yang didasari banyaknya sungai dan air buangan dari beberapa ruang yang masuk ke Danau.

Kemudian menjadi pembahasan penting kata mereka, limbah yang masuk ke Danau yang bersumber dari rumah, hotel dan kawasan industri, secara khusus efek keberadaan PT Aqua Farm lokasi Parapat yang memakai pakan ikan setiap harinya.

“Bagaimana kita menjaga kelestarian Danau Toba, memeliharanya, agar tidak kotor dan menyebabkan aroma bau yang bisa menghalangi turis datang melihat indahnya Danau,” sebut Amy.

Masukan diskusi ini bahan evaluasi untuk dibawakan ke pemerintah pusat, sehingga Danau Toba salah satu destinasi pariwisata Indonesia benar-benar dapat dijual ke manca negara. *Inc-14