Terlihat Puskesmas Petatal masih jam kerja sudah tutup.foto/ist.

Batu Bara-intainew.com : Puskesmas merupakan tempat sarana pengobatan masyarakat desa, seharusnya dibuka 24 Jam untuk melayanani masyarakat, namun tidak dengan Puskesmas Petatal, sering tutup lebih awal membuat warga Desa Petatal kecewa.

Beberapa dari warga juga mengaku tak lagi bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut setelah pukul 13:30 Wib.

Seperti terpantau wartawan, Senin (13/04/2020) sekira pukul 13.30 Wib, UPT Puskesmas Desa Petatal sudah tidak berpenghuni, seluruh pintu juga sudah tertutup rapat.

Dayat, seorang warga sekitar mengatakan, sebelum adanya wabah Covid-19, Puskesmas UPT Petatal juga sudah sering tutup lewat tengah hari.

Seringkali, asal lewat jam makan siang, sudah sepi lah. Pintu-pintu sudah ditutup semua. Warga yang mau berobat pun selalu kecewa,”ujar warga sekitar.

Padahal selain wabah Corona, dengan kondisi cuaca yang sering berganti tiba-tiba dari panas ke hujan seperti saat ini, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.

Hal senada disampaikan seorang ibu rumah tangga bernama Windah,”Waktu itu saya sakit. Saya kan pakai BPJS, jadi ya berobat ke Pukesmas, kalau di klinik kan gak bisa pakai BPJS. Sudahlah saya jauh-jauh dari dusun jauh kedalam sana pak, eh ternyata Pukesmasnya tutup, kecewa kali lah saya pak,”katanya.

“Lewat media ini, kami masyarakat bermohon kepada Bapak Bupati agar Pukesmas di desa kami ini dapat dibuka 24 jam,”sambung Windah.

Awak media coba yang berada di UPT Pukesmas Desa Petatal mencoba menghubungi nomor Call Center Layanan 24 Jam yang tertera di sana. Namun ternyata nomor tersebut tidak aktif.

Sampai berita ini terbit keberadaan puskesmas ini masih terus dipantau.Inc-elmi.