“Ini merupakan bagian pencegahan tindak pidana korupsi. Kita berharap agar tidak ada keuangan desa yang disalahgunakan.”

Nagan Raya-Intainews.com:Sejumlah 222 Kepala Desa [Kades], Nagan Raya, Aceh mengikuti penyuluhan dan penerangan Hukum Penggunaan Dana Desa [Dandes] di di Aula Kejaksaan Negeri [Kejari] Nagan Raya, Kamis 17 Oktober 2019 [foto].

Penyuluhan dihadiri Pasi Intel Kejari Roni, Kepala inspektorat Eka Suhanas Adim, Kadis DPMGP4 Bukhari SE. Kajari Negeri Nagan Raya Sri Kuncoro melalui pasi intel Roni mengatakan, penyuluhan dan hukum terkait penggunaan Dandes merupakan bagian dari tugas dan kewenangan kejaksaan.

Selama ini, lanjutnya, kejaksaan bukan hanya melakukan penindakan saja tapi juga melakukan pencegahan. Pada kegiatan tersebut ada pembagian buku yang dibuat oleh Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah [TP4D] Kabupaten Nagan Raya.

“Ini merupakan bagian pencegahan tindak pidana korupsi. Kita berharap agar tidak ada keuangan desa yang disalahgunakan maupun dikorupsi lagi. Semua ini bertujuan untuk membangun desa, khususnya di wilayah Kabupaten Nagan Raya,” jelas Roni.

Dalam melakukan pencegahan pihaknya membentuk TP4D sekaligus mensosialisasikannya, sebagai bentuk tindak lanjut pencegahan dalam tindak pidana korupsi di pemerintahan desa. “Namun faktanya, tidak semua pemerintah desa memanfaatkan pendampingan tersebut,” katanya. *Inc-09