Ilustrasi. Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Soal Dewan Pers di Pengadilan Tinggi [PT] Jakarta, masing-masing pihak penggugat dan tergugat sama-sama mengklaim menang. Setelah Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia [PPWI] Wilson Lalengke menyebutkan, Permohonan banding telah dimenangkan dan itu membuktikan peraturan Dewan Pers tidak mengikat bagi seluruh wartawan. Kemudian muncul informasi, Dewan Pers menang lagi di PT Jakarta.

Sebagaimana dilansir Industri.co.id, PT DKI Jakarta menolak seluruh gugatan yang diajukan Serikat Pers Republik Indonesia [SPRI], Persatuan Pewarta Warga Indonesia [PPWI], Wilson Lalengke dan kawan-kawan yang menggugat keabsahan Peraturan Dewan Pers [PerDP].

Dengan demikian, Peraturan Dewan Pers dikukuhkan berlaku dan mengingat semua pihak terkait dengan pers. Sementara Harian birawa.com melansir, dengan tidak diterimanya eksepsi DP, maka pihak Dewan Pers tidak bisa lagi menganggap lembaganya memiliki kewengan untuk membuat peraturan tentang pers tersebut.

Menurut Wilson Lalengke, Keputusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta sesungguhnya memberi harapan baru bagi insan pers. “Permohonan banding kita telah dimenangkan dan itu membuktikan peraturan Dewan Pers tidak mengikat bagi seluruh wartawan,” ujar Lalengke, Selasa 10 September 2019.

Versi berita Industri.co.id, dalam keputusannya No 331/PDT/2019/PT DKI, majelis hakim tinggi PT Jakarta yang terdiri dari Imam Sungudi sebagai ketua dan hakim anggota masing-masing Haryono dan Hiyanto, setelah mengadili sendiri perkara yang diperiksa, pada keputusannya tanggal 5 Agustus 2019, selain menyatakan seluruh gugatan tergugat Wilson Lalengke ditolak, juga menghukum para tergugat untuk membayar perkara.

PT DKI Jakarta menolak seluruh gugatan yang diajukan SPRI, PPWI dan kawan-kawan yang menggugat keabsahan Peraturan Dewan Pers [PerDP]. Dengan demikian, Peraturan Dewan Pers dikukuhkan berlaku dan mengingat semua pihak terkait dengan pers.

Menurut yang dilansir majalah BISKOM, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah memutuskan menerima permohonan banding dari para pembanding semula para penggugat dan membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk perkara No.235/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Pst.

Bahkan, dalam putusan banding, disebutkan juga secara tegas bahwa eksepsi Dewan Pers yang disampaikan di pengadilan tingkat pertama dinyatakan ditolak oleh Majelis Hakim Banding.

Sementara itu, Ketua Umum SPRI Hence Mandagi mengaku lega atas putusan banding yang telah ditetapkan PT DKI Jakarta. “Hari ini kemerdekaan pers yang kita perjuangkan bersama ribuan wartawan dari penjuru tanah air bisa didengar majelis hakim pengadilan tinggi, dan itu patut disyukuri,” ujar Mandagi dalam keterangan persnya di Jakarta Selasa 10 /9/September 2019.

Pada intinya, menurut Mandagi, PT DKI Jakarta telah membatalkan putusan tingkat pertama yang menyatakan Dewan Pers tidak memiliki kewenangan dalam membuat peraturan di bidang pers yang mengatasnamakan UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Ketika eksepsi Dewan Pers dinyatakan tidak diterima oleh PT maka menjadi tidak penting gugatan kami ditolak karena sesungguhnya klaim Dewan Pers atas kewenangannya sudah dinyatakan tidak dapat diterima,” urai Mandagi. Hingga saat ini masih ditelusuri terkait informasi bagaimana sebenarnya.*Inc-04