Gubsu Edy Rahmayadi [kiri] didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, saat rapat evaluasi

Medan-Intainews.com:Gubernur Sumatera Utara [Gubsu] Edy Rahmayadi meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] dan Badan Usaha Milik Daerah [BUMD] kreatif dan berinovasi menggenjot perolehan Pendapatan Asli Daerah [PAD], dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada.

Gubsu menyebut hal itu ketika melakukan Rapat Evaluasi Realisasi Penerimaan PAD 2019, baru-baru ini di Ruang Rapat FL Tobing, Lantai 8, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan. “Saya tahu PAD ini sangat penting, karena itu saya mau di kepemimpinan saya PAD Sumut itu bisa naik,” tegasnya.

Perlu saya informasikan kepada kalian, tambah Edy, saya pernah meminta teman saya untuk tinggal tiga bulan di sini. dia pelajari potensi penerimaan PAD Sumut, kita mampu menerima pendapatan yang lebih besar dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang ada di 33 kabupaten/kota.

Gubernur Edy Rahmayadi mencontohkan, Kabupaten Humbang Hasundutan yang tengah gencar mengupayakan bercocok tanam. “Ketika berkunjung ke Humbang Hasundutan, Presiden mengagumi hasil pertaniannya, terutama untuk komoditi cabai merah besar dan bawang putih, baru mengalokasikan lahan 150 hektare. Bayangkan kalau luas lahannya digedein (ditambah-diluaskan), betul-betul bisa menjadi contoh kan,” jelas Gubsu.

Diketahui, saat ini realisasi PAD Sumut mencapai 56,86 % atau sebesar Rp 7.980.467.053.408 dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 sebesar Rp14.034.339.344.970. Realisasi PAD tersebut antara lain berasal dari 22 OPD dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Wakil Gubernur [Wagub] Sumut Musa Rajekshah yang juga hadir para rapat tersebut, mengimbau agar angka-angka yang terlampir dalam rekapitulasi target dan realisasi PAD jangan hanya untuk menyenangkan Gubernur saja. Tetapi harus benar-benar realistis dan disertai penjelasan tentang cara untuk mencapainya. *Inc-03