Binjai-Intai News.com:Walikota Binjai, H M Idaham, SH, M.Si [foto] sangat mengapresiasi Sosialisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah di Kota Binjai oleh Bank Indonesia [BI] di pendopo Umar Baki, Selasa 09 Juli 2019). Menurut Idaham pemerintah kota Binjai dalam pengelolaan keuangan daerah sejak 2018 sudah dilakukan dengan transaksi non tunai.

“Sejak tahun 2018 dilaksanakan transaksi non tunai, sebagai bagian menciptakan good government dan clean government,” ujarnya Mengenai pemberian bantuan program keluarga harapan [PKH], Idaham berharap agar dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran. agar bisa menurunkan angka kemiskinan.

Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Andi Wiana S menyebutkan laporan kepada Bank Indonesia Sumut hingga saat ini sebanyak 26 Pemda telah menerapkan CMS SP2D / SP2D online dan 27 Pemda telah menerapkan penerimaan pajak non tunai. Kemudian 4 Pemda yang telah terintegrasi dengan e-Payment BPD.

Walaupun demikian 97% penerimaan Pemda baik pajak maupun retribusi dapat dibayarkan melalui ATM dan Teller milik BPD. “Khusus di kota Binjai, kami melihat progress elektronifikasi sangat baik yang ditunjukkan dengan telah mengimplementasikan seluruh jenis penerimaan dan belanja daerah secara non tunai serta telah menerapkan SP2D online”, jelasnya.

Andi Wiana mengatakan hal itu sejalan dengan semangat Pemko Binjai untuk menjadikan Binjai sebagai salah satu Smart City di Indonesia dan membuat Binjai menjadi salah satu kota dengan penerapan elektronifikasi terbaik di Sumut.* Inc-08.