Renward Parapat menyematkan tanda peserta

Medan-Intainews.com:Guna menciptakan aparatur yang memiliki standar pelayanan yang baik dalam pengelolaan parkir sesuai standar pelayanan, meningkatkan penerimaan retribusi daerah diperlukan Pelatihan Manajemen Pelayanan Perparkiran di Lingkungan Pemerintahan Kota Medan.

Hal itu diungkap Walikota Medan T Dzulmi Eldin diwakili Asisten Umum Renward Parapat di Saka Hotel Jalan Gagak Hitam Nomor 14, Senin 8 Juli 2019. Asmum menjelaskan Medan dirancang sebagai kota jasa, pembangunan pusat-pusat jasa semakin berkembang dari waktu ke waktu di kota ini.

Kondisi Kota Medan sebagai magnet bagi daerah-daerah, baik di lingkar luar Kota Medan dan dalam Provinsi Sumut, serta dari luar Provinsi Sumut, untuk datang ke Kota Medan dengan berbagai alasannya masing-masing. “Tidak mengherankan bila arus komuter di Kota Medan mencapai kurang lebih 500.000 jiwa per harinya,” ungkapnya.

Disamping itu, Rendward mengungkapkan peningkatan volume kendaraan yang tidak seimbang dengan ketersediaan jalan serta lahan parkir juga menjadi permasalahan tersendiri yang sedang dialami kota ini. “Kerap kali kita melihat beberapa kendaraan parkir di badan jalan sehingga mengurangi lebar jalan dan mengurangi mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” tandas Renward.

“Saya berharap melalui pelatihan ini para peserta menjadi lebih memahami bagaimana manajemen pelayanan perparkiran yang efektif sehingga dampak sosial yang ditimbulkan karena kondisi perparkiran tersebut dapat diminimalisir,” tambah Walikota Medan.

Pelatihan ini diikuti 60 orang dan berlangsung dari Senin 8 Juli hingga Jumat 12 Juli 2019. Sebagai tanda pembuka, Asmum didampingi Kepala BKDPSDM Kota Medan Muslim Harahap menyematkan tanda peserta kepada 2 orang peserta dan diikuti dengan foto bersama. *Inc-03