Gubsu Edy Rahmayadi memberi keterangan kepada wartawan

Medan-Intainews.com:Persoalan pengurangan jatah alokasi pupuk bersubsidi untuk Sumatera Utara (Sumut) sudah teratasi setelah respon cepat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Gubernur menyurati Kementerian Pertanian untuk meminta revisi kebutuhan pupuk bersubsidi di Sumut, sesuai dengan data luas baku lahan yang ada.

Kepada wartawan di Medan, Rabu 15 Mei 2015 mengatakan, pihaknya sudah menyurati Kementerian terkait kesalahan data luas baku lahan pertanian sehingga menyebabkan berkurangnya alokasi pupuk bersubsidi di Sumut.

“Masalah ini sudah teratasi. Sebelumnya memang ada kesalahan data lahan sehingga alokasi pupuk Sumut dikurangi,” ujar Edy Rahmayadi kepada wartawan usai menunaikan shalat Zuhur di Masjid Agung.

Kemudian Edy meminta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut Ir Dahler dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan M Azhar Harahap menjelaskan kepada wartawan.

“Setelah kita lakukan pendataan di lapangan berdasarkan data seluruh PPL dan ditandatangani kepala desa dan camat, setelah ditotal lahan sawah kita 397 ribu ha, hanya kurang 37 ribu ha,” jelas Azhar.

Alokasi pupuk bersubsidi Sumut untuk lahan sawah seluas 397 ribu ha, alokasi pupuk subsidi di Sumut tahun 2019 sebanyak 251.909 ton atau berkurang siginifikan dari alokasi tahun 2018 sebanyak 437.392 ton. * Inc-03