Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi

Kada Sumut yang menandatangani komitmen bersama Gubernur Edy adalah, Walikota Padangsidimpuan, Bupati Padang Lawas Utara. Bupati Batubara, Bupati Langkat, Bupati Dairi, Bupati Tapanuli Tengah, Plt Bupati Labuhanbatu dan Plt Bupati Asahan.

Medan-Intainews.com: Gubernur Sumatera Utara (gubsu) Edy Rahyamadi dan delapan kepala daerah (Kada) baru di Sumut, pada tanggal 14 dan 15 Mei akan menandatangani (teken) Komitmen Pencegahan Korupsi Terintegrasi bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi RI (KPK).

Penandatanganan dilakukan pada Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegerasi, Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penertiban Barang Milik Daerah di Sumut, Selasa (14/5) di Kantor Gubernur Sumut.

“Ada sembilan kepala daerah baru di di Sumut yang akan menandatangani Komitmen Pencegahan Korupsi, termasuk Gubernur Bapak Edy Rahmayadi. Ini akan dilakukan saat Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegerasi bersama KPK Selasa (13/5),” kata Muhammad Fitriyus, Minggu (12/5) di Medan.

Ketua Panitia Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan dan Penindakan Korupsi Terintegerasi di Sumut, Fitriyus menyebut, penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Ketua KPK Agus Raharjo.

Juga dihadiri seluruh Kada, Kakanwil BPN Sumut Bambang Priono dan Direktur Bank Sumut Muchammad Budi Utomo. Di tempat dan hari yang sama, juga penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama antara Bank Sumut dengan Pemko Medan, Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Deliserdang.

“Ini untuk optimalisasi pendapatan daerah dan penertiban barang milik daerah,” terang Fitriyus, yang saat ini menjabat sebagai Asisten Umum dan Aset Pemprov Sumut.

Penandatanganan Komitmen Pencegahan Korupsi Terintegerasi dan Nota Kesepahaman, serta Perjanjian Kerja Sama Rabu (15/5), katanya, dilanjutkan dengan bimbingan teknis aplikasi Monitoring Centre for Prevention (MCP) kepada Inspektorat se-Provinsi Sumut. *Inc-03