Gubsu Edy Rahmayadi dengan akrab masih menjawab pertanyaan wartawan

Hubungan kemitraan dengan insan pers sangat penting dan harus terus berjalan. “Ingatkan bila saya salah. Berikan masukan, hilangkan buruk sangka, kita jadikan provinsi kita ini lebih baik ke depan,” tandas Edy Rahmayadi.

Medan-Intainews.com:Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut H Hermanshah mengatakan permasalahan yang timbul akhir-akhir ini, antara Gubernur Sumut dan para insan pers adalah masalah komunikasi. “Masalahnya siapa memahami siapa,” ungkapnya saat silaturahmi dengan Gubsu di kantor Gubernur Jumat 1 Maret 2019.

Kita tahu, lanjut Hermanshah, Gubsu Edy semangatnya luar biasa, ingin maju cepat, sementara kita ini (wartawan) sejak lama terbuai dengan gaya kepemimpinan yang tak biasa seperti Gubsu sekarang ini. “Kita harus sama-sama belajar, dan mengejar,” ujarnya.

Herman mengajak kepada seluruh insan pers untuk mengejar untuk cepat belajar memahami karakter kepemimpinan Edy Rahmayadi dan mendukungnya. “Gubernur kita punya niat yang luar biasa, mari niat Gubsu Edy kita jadikan niat kita bersama, membawa Sumatera Utara bermartabat,” sebut Hermansyah.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu ) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur (Wagubsu) Musa Rajekshah dalam menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan wartawan yang bertugas di Pemprovsu, menyebutkan sengaja mengumpulkan para wartawan di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Medan.

“Sengaja saya mengumpulkan saudaraku para wartawan, sebab wartawan merupakan mitra kerja untuk memajukan Provinsi Sumut di masa depan,” ujarnya. Membangun Sumut lanjutnya, tidak bisa hanya dilakukan oleh dirinya dan Musa Rajekshah. Tetapi juga butuh dukungan semua pihak, khususnya para wartawan.

Edy Rahmayadi (kanan) menjabat tangan dengan wartawan senior mantan Ketua PWI Sumut M Yazid

Sebagai Gubernur, ungkapnya, banyak amamah yang harus dilaksanakan. Baik dari masyarakat Sumut maupun pemerintah pusat. Salah satunya, selama tahun 2019, Sumut harus dikunjungi satu juta wisatawan. Namun, tampaknya hal tersebut sulit terwujud. “Saya datang ke Menteri Pariwisata, saya bilang, akan kita upayakan 500 ribu wisatawan yang akan datang ke Sumatera Utara,” tuturnya.

Kunjungan wisatawan sebanyak 500 ribu dan dana Rp 600 miliar setiap tahun tersebut, kata Edy Rahmayadi, tidak akan terwujud tanpa bantuan dari seluruh komponen, termasuk pers. “Saya butuhkan kalian (wartawan-red) untuk mewujudkan cita-cita kita bersama. Sama-sama kita jadikan Sumut yang bermatabat dan masyarakatnya sejahtera,” katanya.

Karena itu, tegas Gubernur, hubungan kemitraan dengan insan pers sangat penting dan harus terus berjalan. Hubungan yang saling membangun dan lebih komunikatif. “Ingatkan bila saya salah. Berikan masukan, hilangkan buruk sangka, kita jadikan provinsi kita ini lebih baik ke depan,” tandasnya.

Pada pertemuan itu juga disebutkannya, saat ini perputaran ekonomi masyarakat Sumut masih berkisar 3 triliun per lima tahun, sementara ekonomi standar yang harus berputar sekitar 6-7 triliun per lima tahunnya.

“Jadi masih harus dikejar kekurangannya sekitar 3 triliun lagi, agar tercapai rata-rata berkisar 600 miliar pertahunnya hingga tahun 2023,” terang Edy. Untuk itu, tuturnya, dia butuh kerjasama yang sehat, jujur, berintegritas dan bermoral kepada seluruh teman-teman wartawan dalam memberi masukan berupa informasi demi kemajuan perekonomian 33 kabupaten kota yang ada di Sumatera Utara (Sumut). *Inc-03