Gunungsitoli-Intainews.com:Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Gunungsitoli merekomendasi agar tahapan pemilihan kepala desa Dahana Tabaloho, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara diulang, Jumat 29 Desember 2018 (foto).

Namun, Wali Kota Gunungsitoli IrLakhomizaro Zebua dalam pesan singkat menegaskan pelantikan kepala desa dilaksanakan, Senin 31 Desember 2018. Rekomendasi agar pelantikan ditunda dan dilakukan tahapan ulang ditetapkan pada hasil kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Letua DPRD Herman Jaya Harefa di ruang rapat paripurna DPRD Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara kemarin.

Pada RDP, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli telah menjelaskan jika DPRD bukan hakim, dan DPRD hanya memfasilitasi supaya persoalan Pilkades di Desa Dahana Tabaloho bisa selesai dan terang benderang.

Sehingga hasil RDP akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli, supaya Pemko Gunungsitoli mengambil keputusan terkait permasalahan pada pilkades di Desa Dahana Tabaloho.

Sebelumnya, ketua panitia pilkades Agusrata Harefa memastikan tahapan pilkades di Desa Dahana Tabaloho sudah benar dan sesuai peraturan Walikota Gunungsitoli nomor 56 tahun 2018 tentang pelaksanaan pilkades.

“Kami tidak tahu keberatan apa yang dibahas terkait pelaksanaan pilkades di Desa Dahana Tabaloho, padahal kami sudah melakukan dua kali penghitungan suara,” ucapnya.

Agusrata Harefa juga memberitahu jika penghitungan kedua dilakukan sesuai kesepakatan ketiga calon kades, dan berita acara kesepakatan yang telah ditandatangani ketiga calon kades dipegang panitia. Elisatibani Harefa, salah satu calon kepala desa yang hadir pada EDP mengklaim jika tahapan pilkades di Desa Dahana Tabaloho ada yang tidak sesuai dengan Perwal.

Walikota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua yang dihubungi melalui pesan singkat, Sabtu, memberitahu jika pelantikan Kepala Desa Dahana Tabaloho tetap dilaksanakan Senin 31 Desember 2018. “Pelantikan kepala desa kita laksanakan pada hari Senin,” tegasnya melalui pesan singkat. *Inc-12