Herman Jaya Harefa

Gunungsitoli-Intainews.com:Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Gunungsitoli diminta melakukan tes urine terhadap pejabat dan aparatur sipil negara se Pulau Nias saat kembali dari tugas luar daerah.

“Untuk menuju pejabat dan aparat sipil negara (ASN) bersih dari narkoba, kita berharap tes urine kepada pejabat dan ASN dilakukan saat turun dari pesawat di bandara udara binaka usai tugas luar daerah,” kata Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa, Kamis 20 Desember 2018.

Ketua DPRD Kota Gunungsitoli berasumsi jika pemeriksaan di bandara saat turun dari pesawat lebih efektif, sebab menurut dia penggunaan barang haram banyak dilakukan pejabat dan ASN saat perjalanan dinas ke luar daerah.

“BNN Kota Gunungsitoli harus berani melalukannya, pejabat dan ASN yang bersih narkoba juga tidak perlu khawatir pemeriksaan BNN di bandara jika tidak memlnggunakan narkoba,” ujarnya. Dia juga mengajak pejabat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda mendukung BNN melakukan pemeriksaan urine secara berkala.

“Sebagai bentuk dukungan kami, DPRD Kota Gunungsitoli siap mendorong pemerintah membantu BNN untuk hibah alat tes urine,” ujarnya. Kepala BNNK Gunungsitoli AKBP Faduhusi Zendrato,SH,MH pada hari yang sama mengatakan kepada wartawan jika dia menyambut baik saran yang diberikan ketua DPRD Kota Gunungsitoli.

“Kita sambut baik saran Ketua DPRD Kota Gunungsitoli karena bertujuan untuk menekan penyalahgunaan narkoba di Pulau Nias dan tidak ada tujuan lain, apalagi pada politik,” ucapnya.

Untuk memeriksa pejabat dan asn yang bepergian dan kembali ke Nias, dia mengatakan jika BNNK Gunungsitoli harus melakukan pendalaman unformasi terlebih dahulu.

“BNNK Gunungsitoli akan menggandeng BNN Sumut jika diperlukan, tetapi saat ini belum bisa kita jadwalkan karena butuh pendalaman info,” ungkapnya. Pemeriksaan urine para pejabat dan ASN saat ini di Pulau masih fokus kepada instansi masing-masing yang ada di Pulau Nias. *Inc-12