Ilustrasi.Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Pemerintah akan menyusun payung hukum tentang kenaikan gaji PNS sebesar 5% pada Januari 2019. Hal ini tentu merupakan kabar gembira bagi para PNS. Karena adanya kenaikan gaji pokok tersebut, maka Tunjangan Hari Raya (THR) serta gaji ke-13 PNS juga ikut naik di tahun depan.
Demikian diungkapkan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani.

Menurutnya besaran THR dan gaji ke-13 yang akan diterima PNS tahun depan akan mengikuti skema gaji pokok yang baru. “Otomatis dengan basic gaji pokok baru, yang naik 5%. Jadi menyesuaikan, itu satu paket kebijakan 2019,” kata Askolani kepada wartawan di kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa 11 Desember 2018.

Askolani juga menjelaskan payung hukum berbentuk Peraturan Pemerintah (PP) itu baru akan terbit sekitar 2-3 bulan kemudian, atau sekitar April 2019. “Awal Januari kita rapatkan (aturan). Menpan-RB nanti yang inisiasi. Sebab memang yang pasti harus regulasinya dulu. Regulasi itu dibuat awal tahun, nanti Menpan-RB yang melead,” katanya.

Karena aturan yang belum terbit, maka kenaikan gaji PNS periode Januari-Maret akan diakumulasikan setelah PP rampung. “Misalnya selesai bulan 3 bulan 4, nanti tetap dihitung bulan Januari, tetap. Itu dirapel, ngitung kenaikan. Jadi dibayarkannya setelah ada PP, nanti dirapel,” jelas Askolani. *dfc