Walikota memakaikan baju adat Nias kepada perwakilan Politeknik Pelayaran

Gunungsitoli-Intainews.com:Sebanyak 512 warga Kota Gunungsitoli mengikuti pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat di Hotel Dian Otomosi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Senin 1 Oktober 2018.

Diklat digelar di kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) kelas V Gunungsitoli bersama Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dibuka oleh Walikota Gunungsitoli Ir Lakhomizaro Zebua.

Pada pembukaan, Walikota Gunungsitoli mengaku bangga dan memberi apresiasi kepada KSOP Gunungsitoli yang memprakarsai pelaksanaan diklat pemberdayaan masyarakat bidang pelayaran.

Kepada Politeknik Pelayaran Sumatera Barat dia mengucapkan terima kasih karena telah menunjuk Kota Gunungsitoli sebagai tempat pelaksanaan diklat. “Diklat bidang pelayaran ini sangat penting untuk meningkatkan SDM dan dapat menekan pengangguran,” ujarnya.

Peserta diklat diminta bersungguh-sungguh mengikuti diklat, dan tidak sungkan menanyakan ulang kepada tutor apa yang belum dimengerti. Menurut Wali Kota, saat ini untuk mencari pekerjaan butuh kepintaran dan bukan hanya sertifikat. “Apa guna sertifikat kalau tidak pintar. Lebih parah lagi jika tidak pintar juga tidak ada sertifikat,”ucap Walikota.

Walikota memakaikan baju pelatihan kepada serta
diklat

Mewakili Kepala Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Rudi, Kepala Bagian Adminitrasi memberitahu, tujuan diklat adalah untuk melakukan diklat kepada masyarakat berbasis kepintaran di bidang transportasi.

“Politeknik Pelayaran Sumatera Barat di bawah naungan Kementrian Perhubungan dan tugasnya adalah melakukan diklat pemberdayaan masyarakat,”warga  terangnya.

Sebelumnya, Kepala KSOP Gunungsitoli Merdi Loi mengungkapkan, peserta berjumlah 512 orang, 464 peserta laki laki dan 48 peserta perempuan. Para peserta mendapat pendidikan dan pelatihan Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF), dan Security Awareness Training (SAT) selama dua belas hari mulai tanggal 1 sampai 12 Oktober 2018.

Para peserta akan mendapat sertifikat dasar keterampilan di laut, sehingga wajib menaati peraturan selama mengikuti diklat.”Kita melaksanakan diklat untuk meningkatkan kualitas daya saing, apalagi Kota Gunungsitoli atau Pulau Nias berada di pulau kecih sehingga dibutuhkan pelaut yang handal,” terangnya.*Inc-12