Atap rumah Muhammad Saleh yang sudah bocor di sana sini, jika hujan turun maka  mereka akan berbasah-basahan sambil mehan dingin. Foto – Syopiyan 

Tanjungpura-Intainews.com: Harapan Muhammad Saleh untuk memperoleh perhatian pemerintah di tempat dia tinggal tak kunjung terjawab hingga kini, keluarga miskin tersebut menanti sesuatu yang tidak pasti, padahal dana pemerintah dinilai ada.

Apa yang dialami Muhammad Saleh (35) dan isterinya Salliyah (24), warga Dusun Pangkalan Biduk Desa Bubun Kecamatan Tanjungpura Kabupaten Langkat Sumatera Utara ini, hingga sekarang belum mendapatkan fasilitas dari pemerintah.

Dia tidak tahu apakah keluarganya belum pantas menerima bantuan untuk keluarga miskin seperti dirinya, padahal sudah melapor kepada petugas di kelurahan tempatnya tinggal, walau hanya sekedar beras untuk warga miskin (Raskin).

Sementara disisi lain kata Muhammad Saleh, ada beberapa warga sana yang tempat tinggal atau rumah yang dihuni mereka terbilang lumayan, dibanding dengan kondisi kehidupannya, malah mendapat kucuran bantuan berupa raskin dan terdaftar sebagai penerima manfaat PKH, tegasnya.

Pertanyaan Muhammad Saleh, di manakah letak pemeratan dan keadilan baginya sebagai warga negara?, sembari menghapus matanya yang terlihat membasah.

Muhammad Saleh adalah salah satu nelayan tradisional di Kabupaten Langkat yang dinilai masih kurang berhasil dalam mengelola kelautan yang memiliki potensi besar terebut, meskipun setiap hari memanfaatkan laut sebagai lahan untuk memenuhi kebutuhannya, tetapi kondisi kehidupan mereka sungguh sangat memprihatinkan.

Kondisi rumahnya sungguh sangat memprihatinkan. Dari pengamatan di lokasi tempatnya tinggal, rumah Saleh merupakan salahsatu yang paling parah. Selain dindingnya sudah ditempel sana-sini, atap rumah yang terbuat dari daun rumbia juga sudah pada bocor.

Saat tim Intainews.com masuk ke dalam rumahnya, terlihatlah bagian atas/atapnya yang langsung bisa melihat langit.

“Kalau hujan turun, kami berusaha mencari tempat yang masih bisa untuk berteduh di dalam rumah, walau tetap basah dengan guyuran air,” kata Muhammad Saleh yang didamping beberapa anaknya.Inc – HSy