Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH (Ke – 4 dari kiri) saat melaporkan kondisi Kota Padangsidimpuan yang sebenarnya sampai kini kepada Gubsu Edy Rahmayadi melalui Video Confrence.foto/Ist

Padangsidimpuan-ntainews.com : Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pimpin rapat koordinasi penanganan COVID-19 dengan Walikota dan Bupati se-Sumut melalui Video Conference, selasa (24/3/2020) Mulai Pukul 14.00WIB.

Gubsu Edy Rahmayadi menanyakan dan meminta laporan tentang kesiapan daerah masing-masing juga kondisi yang sebenarnya didaerah yang dipimpin untuk menghadapi wabah virus corona yang sedang melanda penjuru dunia.

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution saat Vidcon dengan Gubsu melaporkan, sampai hari ini Tanggal 24 Maret Kota Padangsidimpuan masih Negatif COVID-19. Namun, terhitung Pukul 12.00 WIB siang ini, ada sebanyak 110 Orang dalam Pemantauan (ODP) menurut riwayat perjalanannya keluar daerah, yang tersebar di 6 Kecamatan di Kota Padangsidimpuan.

“Kami juga pak Gubernur, telah membuat gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 yang tersebar di 10 Puskesmas di Kota Padangsidimpuan dan telah melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah sesuai (ODP) tersebut,” lapornya.

Beliau juga menjelaskan bahwa pada hari minggu yang lalu RSUD Padangsidimpuan telah menerima sebanyak 70 Alat Pelindung Diri (APD) dari Pemprovsu, namun jumlah tersebut kata beliau masih terlalu sedikit, mengingat APD ini dalam penggunaannya hanya bisa digunakan sekali pakai saja, tutur Wako Irsan.

“Kami meminta kepada Pak Gubernur agar seyogyanya memprioritaskan daerah kami, begitu juga dengan alat kesehatan agar di drop di Kota Padangsidimpuan”, pintanya.

Sementara itu, Gubsu Edy Rahmayadi menyampaikan akan memprioritaskan penyaluran Alat Kesehatan serta APD secepatnya ke daerah-daerah, sehingga kita bisa tekan dan meminimalisir penyebaran COVID-19 tersebut.
Inc-Lin