Abuya Syech H.Abdussalam Ghaliby didampingi tengku-tengku dan imum masjid dan santri saat membaca Doa/yasinan di Pantai Pasir Putih, di Lorong Tiga Gampong Alue Dama, Abdya.

Abdya – Intainews.com: Ratusan masyarakat gampong (Desa) Alue Dama Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meggelar doa dan yasinan bersama memohon kepada Sang Kholiq memberi akhir pada wabah virus Corona atau COVID-19

Doa bersama dan pengajian yasin tersebut digelar warga di Lorong Tiga, Pantai Pasir Putih, Kamis (19/03/2020).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh masyarakat bersama aparatur gampong diikuti oleh para santri dari pesantren Darul Ulumuddiniyah dan Dayah Nurul A’la.

Acara semakin khusuk karena turut dihadiri Abuya Syech H.Abdussalam Ghaliby dan anggota DPRK Abdya Sardiman (Tgk. Panyang), Tgk Imum Masjid, Tuha Peut, para pemuda serta aparatur gampong lainnya.

“Doa dan yasinan bersama masyarakat ini, memohon kepada sang khalik agar wabah virus Corona atau COVID-19 ditemukan solusi dan segera berakhir,” ujar Keuchik Jamali

Belakangan virus ini membuat masyarakat Indonesia resah. Bahkan Kementerian Kesehatan pun menyatakan 156 pasien dalam pengawasan COVID-19.

Jamali mengaku, kegiatan yang dilakukan di masyarakat sekarang ini sangat penting. Terutama mengenai isu yang ramai, tidak skala nasional tapi internasional yakni virus Corona atau COVID-19.

“Ini menjadi penting, mengingat penyebaran virus Corona sesuai pernyataan resmi pemerintah saat ini sudah masuk di Indonesia. dan untuk mengantisipasi keresahan masyarakat khusus di Gampong Alue Dama, kami melaksanakan doa dan yasinan bersama karena penyakit itu datang dari Allah dan Allah lah menyembuhkan semua penyebaran virus itu,” ungkapnya

Sementara itu salah seorang anggota DPRK Abdya Sardiman sapaan hari-hari Tgk. Panyang menyebutkan, kegiatan ini wujud kepedulian aparatur gampong terhadap kesehatan masyarakat sekitar. Salah satunya adalah dengan melaksanakan Doa dan yasinan bersama, mudah – mudahan masyarakat tenang dan penularan virus covid 19 tercegah .

“Terkait virus Corona menurutnya, masyarakat tak perlu resah, tapi tetap harus waspada. Berbahaya, karena gejala tak terlihat saat seseorang kontak dengan virus Corona hingga dua hari kemudian potensi penularannya besar,” kata Sardiman.Inc – Ny/rel