Asahan-intainews.com | Kapolres Asahan AKBP Faisal Florentinus SIK MH  yang diwakili Wakapolres Asahan Kompol M Taufik, membuka secara resmi Kegiatan Sosialisasi Pemberantasan Pungutan Liar (Pungli) bagi Kepala Sekolah Negeri SD dan SMP se-Kabupaten Asahan di Aula Wira Satya Polres Asahan, Senin (16/12/2019).

Kapolres Asahan AKBP Faisal Florentinus SIK MH  yang diwakili Wakapolres Asahan Kompol M Taufik dalam bimbingan dan arahan menyampaikan, bahwa Pemerintah telah berkomitmen untuk senantiasa melakukan pembersihan praktik pungli di setiap bidang pelayanan publik. Karena praktik hal semacam ini telah merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Komitmen tersebut dibuktikan antaralain dengan dukungan dana kepada unit Pemberantasan pungli Kabupaten Asahan melalui hibah Tahun Anggaran 2019 ini.

Selain itu M Taufik juga berharap, pelaksanaan sosialisasi Pemberantasan Pungutan Liar ini digelar sebagai wujud kerja keras unit pemberantasan pungli Kabupaen Asahan dalam melakukan upaya pencengahan praktik pungutan liar di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Menurut Taufik bahwa melalui sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan, pemahaman dan yang paling utama kesadaran kepada para Kepala Sekolah di Kabupaten Asahan yang diawali dengan seluruh Kepala Sekolah yang hadir pada saat ini agar dapat berkomitmen bersama untuk menciptakan aparat Pemerintahan di Asahan yang bebas dari segala bentuk pungutan liar.

“Dan kepada unit pemberantasan pungutan liar Kabupaten Asahan saya minta untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan mengedepankan kejujuran, disiplin, kerja keras dan penuh rasa tanggungjawab”, harap M Taufik

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar SSos MSi pada laporannya menyampaikan, maksud diselenggarakannya kegiatan sosialisasi pemberantasan pungli bagi Kepala Sekolah SD dan SMP se-Asahan TA 2019 ini adalah untuk memberikan wawasan dan perspektif yang menyeluruh bagi pemimpin lembaga pendidikan dalam memahami aturan dan batasan tentang pungutan liar.

“Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini adalah sebagai upaya pemberantasan pungli secara tegas, terpadu, efektif dan mampu menimbulkan efek jera”, kata Rahmat

Lebih lanjut, mantan Kabag Humasy Pemkab Asahan ini menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi ini panitia menghadirkan narasumber yang berasal dari Kepolisian RI Resort Asahan disampaikan oleh Kanit Tipikor Iptu Agus Setyawan, Kejaksaan Negeri Kisaran kemudian oleh Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Roi B Tambunan SH, Inspektorat Kabupaten Asahan Inspektur Pembantu IV M Okto Zainuddin S SH dan Subdenpom I/1-4 Kisaran dan Kepala Intelijen Subdenpom Kisaran Peltu Hadi Sucipto.

Diakhir laporannya, Rahmat mengatakan bahwa peserta sosialisasi yang hadir berjumlah lebih kurang 467 orang yang terdiri dari para Kepala Sekolah SD dan SMP serta Korwil Bidang Pendidikan dari 25 Kecamatan se-Asahan. *inc-Ade