Gubsu Edy Rahmayadi mengalungkan medali kepada sang juara

Petinju asal Kabupaten Asahan, Sumut Frans Hutajulu menangkan medali emas di depan Edy Rahmayadi di Bengkulu.

Bengkulu-Intainews.com:Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis kepada wartawan menyebutkan Sabtu 9 November 2019, seluruh pertandingan di Pekan Olahraga Wilayah [Porwil] X 2019 di Bengkulu telah usai Jumat [8/11] malam. Hasilnya, secara keseluruhan Sumatera Utara [Sumut] berada di peringat ke dua, di bawah Riau.

“Emas kita 25, perak 16 dan 26 perunggu, total perolehan medali kita 67. Hasilnya lumanya bagus, kita akan tingkatkan kualitas para atlet kita, agar mampu mendapatkan hasil yang terbaik di PON 2020 di Papua mendatang,” tutur John Ismadi. Adapun perolehan pertandingan tinju Jumat malam, atlet Sumut memperoleh 4 emas oleh Frans Hutajulu, Abu Sofyan, Saroha, Daniel Pasaribu. Sisanya, dua perak dan enam perunggu.

Pertandingan tinju disaksikan langsung Gubernur Sumut [Gubsu] Edy Rahmayadi. Petinju asal Kabupaten Asahan, Sumut Frans Rosefel Hutajulu bertarung penuh energik melawan petinju Kepulauan Riau [Kepri] Fransiscus Redy Simbolon, di di Balai Buntar, Jalan Gedang, Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Tersugesti dengan kehadiran Gubsu, atlet tinju kelas 46 kg Frans tampil agresif, menyerang dan memukul lawan hingga wajah altet asal Kepulauan Riau [Kepri] berdarah. Wasit pun mengangkat tangan Frans Hutajulu di akhir pertandingan sebagai tanda kemenangan dan memperoleh medali emas.

Di kursi VIP, Gubsu Edy Rahmayadi bersama Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis dan Kepala Dinas Pemuda dan Olaraga [Dispora] Sumut Baharuddin Siagian tersenyum bahagia sambil bertepuk tangan. “Ini lah yang selalu saya sebut mengembalikan marwah dan harkat martabat Sumut,” katanya.

Frans menghampiri Edy Rahmayadi dan memberi salam. Merasa terharu, ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur menyaksikan langsung pertarungannya. “Saat pertandingan tadi, saya agak kelelahan melawannya, karena lawan saya seorang fighter, saya boxer. Tapi saya menjadi tahu cara melawan dengan tipe seperti itu, ini pengalaman baru,” ungkap Frans pria asal Kabupaten Asahan ini. *Inc-03