Jakarta-Intainews.com:Nadiem Makarim, Sri Mulyani Indrawati cukup menjadi perhatian masyarakat. Tidak cuma kaum intelektual, masyarakat menengah meyakini Sri Mulyani tetap masuk di kabinet baru Jokowi, karena kemampuannya di bidang ekonomi yang mumpuni. Iapun ikut dilantik Presiden Jokowi, Rabu 23 Oktober 2019.

Sebelumnya Sri mengaku dirinya tetap diminta untuk menjadi Menteri Keuangan pada periode pemerintahan Presiden Joko Widodo 2019-2024. “Presiden Jokowi meminta saya, menugaskan saya untuk tetap menjadi menteri keuangan,” kata Sri Mulyani setelah bertemu dengan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa [22/10/2019].

Sri Mulyani bertemu dengan Presiden Jokowi sekitar 1,5 jam. Atas tawaran itu, Sri Mulyani pun menerimanya.”Saya pribadi merasa hal ini sebagai kehormatan untuk bisa melaksanakan tugas kembali sebagai menteri keuangan dengan terus mendorong kualitas sumber daya manusia,” tambah Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengaku akan bekerja sama dengan menteri bidang ekonomi lainnya seperti menteri perindustrian, menteri perdagangan dan menteri usaha kecil dan menengah dalam membangun ekonomi lebih baik lagi.

Kalau sebelumnya dia menjadi Menkeu, Sri melakukan efisiensi besar-besaran. Pemotongan anggaran dilakukan di hampir 85 kementerian dan lembaga. Langkah ini dilakukan untuk menyelamatkan kredibilitas anggaran.

Saat ini Indonesia menghadapi tantangan perekonomian global yang tidak pasti. “Dibutuhkan seluruh policy untuk menjaga perekonomian dari tantangan global dalam negeri.

Kita sudah sering melihat anggaran perlu eksekusi dengan baik di tingkat lembaga maupun daerah,” ujar Sri Mulyani. Ia pun bertekad sesuai dengan cita-cita Presiden untuk membangun SDM dengan baik ditambah birokrasi bersih dari korupsi serta pertumbuhan ekonomi inklusif patut didukung. *Inc-17