Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi [tengah] mendapat kehormatan nasi tumpeng

Medan-Intainews.com:Malam Silaturahmi Milad ke-53 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam [KAHMI] yang digelar di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam, Medan, Minggu 13 Oktober 2019 malam, menjadi momen untuk mengingat organisasi ini adalah garda terdepan mengawal bangsa.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara [Gubsu] Edy Rahmayadi dalam pidato sambutannya di acara tersebut. Menurutnya, sejarah perjuangan bangsa ini, tidak terlepas dari peran kaum muda/mahasiswa yang kala itu, diprakarsai oleh berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam [HMI] pada 1947 silam.

“Dari dulu HMI itu berada di garda terdepan. Karena mereka [HMI] lahir ketika negara dalam kondisi tidak baik. Dan saya berharap sampai sekarang, HMI dan Kahmi, harus tetap bersama-sama mengawal bangsa ini, khususnya di Sumatera Utara,” ujar Gubernur.

Untuk itu, lanjutnya, HMI yang melahirkan Kahmi, harus bisa berperan menjadikan bangsa ini dapat bersaing dengan negara lain. Dengan modal intelektualitas, maka kemampuan Indonesia secara umum bisa menyaingi negara maju sekalipun.

“Saya datang kemari [Kahmi] ingin tukar pikiran, sehingga saya bisa bekerja dengan baik. Karena saya ingin memperbaiki Sumut, karena itu saya butuh bantuan kalian semua,” sebut Edy Rahmayadi.

Ketua Umum Kahmi Medan Hasim Purba mengimbau kepada seluruh keluarga besar HMI di Medan dan Sumut, untuk bergotong royong mendukung pembangunan di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. *Inc-03