Gunungsitoli-Intainews.com:Seminar pembinaan karakter yang digelar panitia Raising The Standard Ministry di Stt Sunderman Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Senin 8 Oktober 2019 diikuti ratusan pelajar.

Pada seminar, Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa,a Laoli mengatakan Pemko Gunungsitoli menyambut baik kegiatan tersebut dan memberi apresiasi kepada panitia Raising the Standard Ministry.

Dimana telah mengadakan kegiatan dan ambil bagian dalam membekali para pelajar kristen protestan dan katolik di Kota Gunungsitoli tentang karakter. “Karakter yang baik tidak serta merta dapat dimiliki seseorang, tetapi harus dibina dan dibentuk melalui kegiatan kegiatan yang bermanfaat,” ucapnya.

Dia juga mengatakan jika kembali pada cerita kejatuhan manusia dalam dosa, maka perbuatan dosa tidak hanya membuat hubungannya dengan Allah rusak, tetapi kehidupan manusia juga turut rusak.

Sehingga dia mengingatkan pelajar yang mengikuti seminar sebagai generasi penerus bangsa di masa yang akan datang, harus membekali diri dengan wawasan dan pengetahuan yang banyak.

Mereka diminta lebih berhati hati akan pengaruh negatif pada era teknologi dan komunikasi yang semakin maju saat ini, menghindari diri dari hal hal yang tidak bermanfaat dan dapat merongrong keimanan para generasi muda dan menjauhkan diri dari kehidupan yang tidak bermoral.

Karena kehidupan yang tidak bermoral terjadi akibat karakter yang tidak dibina dan dibentuk sejak dini sebagaimana banyak disaksikan di media-media.

Wakil Walikota tidak lupa berpesan kepada seluruh pelajar dapat mengikuti seminar dengan baik dan sungguh-sungguh agar apa yang diperoleh pada seminar dapat dijadikan bekal ke depan dan diimplementasikan dalam diri sendiri, keluarga, lingkungan sekolah dan dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari.

Panitia juga diharapkan bisa melakukan tindak lanjut kegiatan tersebut ke depan karena seminar pembinaan karakter sangat perlu untuk mempersiapkan pemuda-pemuda Pulau Nias agar dapat melangkah lebih maju di masa yang akan datang. * Inc-12