Kadishub Kota Medan Iswar Lubis. Foto Istimewa

Medan-Intainews:Terminal liar sudah meresahkan, mengganggu lalu lintas. Untuk itu, pembangunan terminal resmi Amplas dan Pinang Baris segera direalisasikan, agar dapat berfungsi maksimal sebagaimana layaknya terminal bertaraf nasional.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis yang berharap Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan [Kemenhub] RI dapat secepatnya merealisasikan pembangunan Terminal Amplas dan Pinang Baris.

Informasi dihimpun Intainews.com, Jumat 30 Agustus 2019, menurut Iswar percepatan pembangunan Terminal Amplas dan Terminal Pinangbaris Type A sangat penting guna penataan terminal liar di kota Medan. Pengelolaan kedua terminal tersebut merupakan kewenangan Kemenhub setelah Pemko Medan menyerahkan lahan asset.

“Kita [Pemko Medan] sudah menyerahkan aset terminal ke pemerintah pusat [Kemenhub] dan telah dibuat kesepakatan. Penyerahan itu sesuai ketentuan undang- undang dan selanjutnya pihak Kemenhub akan membangun ke dua terminal dilengkapi sarana dan prasarana yang cukup memadai.

Kita berharap segera terealisasi,” kembali Iswar Lubis mengungkap kepada wartawan, baru-baru ini. Terkait jumlah penyerahan aset terminal ke pemerintah pusat. Menurut Iswar, Pemko Medan tidak menyerahkan aset keseluruhan.

Seperti asset lahan terminal Amplas seluas 5,3 Ha lebih, yang diserahkan ke pusat hanya 2,1 Ha. Begitu juga dengan terminal Pinang Baris seluas 3,8 Ha, hanya 1,8 Ha yang diserahkan.

“Kita harapkan lahan yang sisa nantinya dapat dibangun untuk usaha yang dapat dijadikan pemberdayaan ekonomi rakyat. Setelah bangunan terminal siap tentu akan menjadi ramai dan dimungkinkan pemberdayaan lahan yang sisa,” sebut Iswar. * Inc-03