Sherly & Jokowi. Foto Istimewa

Semoga saja adanya Milineal Sherly dan Tsamara bisa menginspirasi millennial untuk kritis dan lebih melek politik.

Jakarta-Intainews.com:Belakangan nama Sherly Annavita Rahmi viral di media sosial. Milennial asal Lhokseumawe, Aceh ini berani mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo terkait pemindahan Ibukota Indonesia ke Pulau Kalimantan.

Dalam sebuah acara talkshow di salah satu stasiun televisi swasta, Sherly mengatakan Presiden Joko Widodo telah gagal melaksanakan janjinya jika Ibukota Indonesia benar-benar akan dipindahkan ke Kalimantan.

Sebab, menurut Sherly, saat kampanye lalu Presiden Joko Widodo dalam masa pemerintahannya mengatakan akan menyelesaikan semua permasalahan Ibukota, termasuk macet, banjir dan polusi.

Informasi dihimpun Intainews.com, Sabtu 24 Agustus 019, Sherly Lulusan jurusan Master of Social Impact Investment dari Swinburne University of Technology, Melbourne. Melalui video di akun media sosialnya, perempuan asal Aceh ini menyorot soal rencana Jokowi memindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan yang bakal menelan biaya triliunan rupiah.

Pemilihan Dai Cilik

Sherly Annavita Rahmi

Ketimbang memindahkan Ibu Kota, menurut Sheryl Annavita, mestinya Jokowi fokus menyelesaikan utang negara. Bahkan dalam sebuah acara talkshow di salah satu stasiun televisi swasta, Sherly mengatakan Presiden Joko Widodo telah gagal melaksanakan janjinya jika Ibukota Indonesia benar-benar akan dipindahkan ke Kalimantan.

Sebab, menurut Sherly, saat kampanye lalu Presiden Joko Widodo dalam masa pemerintahannya mengatakan akan menyelesaikan semua permasalahan Ibukota, termasuk macet, banjir dan polusi. Dengan kritik dari Sherly, banyak warganet yang salut akan keberanian dan pemikiran kritisnya.

Sherly Annavita Rahmi

Siapa sebenarnya Sherly Annavita Rahmi yang namanya sedang diperbincangan di media sosial ini? Sherly sebenarnya bukan orang baru di layar kaca. Tahun 2007 lalu, Sherly sempat mengikuti ajang pencarian bakat Pemilihan Dai Cilik [Pildacil)] Musim IV di stasiun televisi TVOne.

Kecintaannya pada dunia dakwah membuatnya mengikuti kembali ajang pencarian bakat Da’i Muda di stasiun televisi ANTV. Meski sangat suka berbicara di depan umum, nggak membuat Sherly lupa akan pendidikannya.

Aktif Sebagai Motivator

Ia mengenyam pendidikan sarjana jurusan hubungan internasional di Universitas Paramadina dan program master di jurusan hukum dan bisnis Swinburne University, Melbourne. Sambil kuliah, Sherly juga menghabiskan waktunya sebagai seorang aktivis kepemudaan.

Itu membuat dia sering diundang di berbagai acara dan kampus untuk berdiskusi tentang pemuda, khususnya pemuda Indonesia. Kecintaannya dengan public speaking membuat Sherly ingin mengajak millennial untuk nggak takut bersuara.

Sherly suka membaca. Foto-foto Istimewa

Ia pun mendirikan Sherly Enlightment Academy Indonesia yang menjadi wadah bagi para millennial untuk mengembangkan kemampuan public speaking-nya. Kini Sherly juga aktif sebagai motivator.

Jadwalnya sebagai motivator pun di bulan Agustus 2019 ini sangat padat. Dia juga aktif sebagai influencer dan YouTuber. Lewat akun Instagram dan YouTube-nya Sherly berbagi pendapatnya tentang masalah yang sedang hangat dibicarakan saat ini, termasuk masalah hukum dan politik.

Melihat Sherly punya pemikiran kritis, banyak yang menyamakannya dengan politikus Tsamara Amany. Meski keduanya sama-sama lulusan dari kampus Paramadina, menurut Popbela keduanya berprestasi dan unggul di bidangnya masing-masing. Semoga saja adanya Sherly dan Tsamara bisa menginspirasi millennial untuk kritis dan lebih melek politik. * pbc-Inc-17