Pelajar yang terjaring diminta senam push-up

Siantar-Intainews.com:Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol PP] Kota Pematangsiantar menggelar Operasi Kasih Sayang dengan menjaring pelajar yang bolos sekolah. Razia sudah dilakukan Rabu 21 hingga Kamis 2Agustus 2019.

Dari dua hari razia tersebut, terjaring 84 pelajar yang bolos sekolah dari sejumlah lokasi di Pematangsiantar. Kepala Satpol PP Pematangsiantar Drs Robert Samosir melalui Sekretaris Sugiarto SH mengatakan, Operasi Kasih sayang dilakukan sesuai instruksi Gubernur Sumatera Utara [Gubsu].

Insruksi Gubsu dalam Rapat Koordinasi [Rakor] Satpol PP se-Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Disebutkan, Satpol PP sebagai garda terdepan dalam mengamankan ketertiban masyarakat. Hal itu sesuai tema Hari Ulang Tahun [HUT] RI ke-74 ‘SDM Unggul Indonesia Maju’.

Dijelaskan Sugiarto, pihaknya sudah dua kali melakukan razia pelajar. Hari pertama, terjaring 48 pelajar SMP, SMA, dan SMK. Hari kedua, 36 pelajar dengan lokasi razia di seputaran Jalan Kartini, Jalan Bali, dan Jalan Medan.

Para pelajar yang terjaring razia didata, termasuk asal sekolahnya. Selanjutnya Satpol PP menghubungi Dinas Pendidikan [Disdik] dan pihak sekolah untuk menjemput siswanya yang terjaring di kantor Satpol PP.

Setelah dilakukan pembinaan dan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatannya, diperbolehkan kembali ke sekolah. ” Razia akan rutin dilakukan agar anak tidak melakukan bolos lagi. Sebab mereka calon generasi penerus bangsa,” tukas Sugiarto. *Inc-01