Nias-Intainews.com:Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Nias, Sumatera Utara melakukan sosialisas Permendagri 34 tahun 2016 tentang pedoman penyelenggaraan pembauran kebangsaan di daerah [foto]. Sosialisasi digelar di kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias, Selasa 9 Juli 2019.

Wakil Bupati [Wabub] Nias sebagai Ketua Dewan Pembina Forum Pembauran Kebangsaan [FPK] Arosokhi Waruwu mengimbau masyarakat untuk tetap memelihara hubungan kekerabatan dan persaudaraan yang telah terbina.

Masyarakat Kabupaten Nias diajak belajar memelihara persaudaraan, dan apabila ada masalah yang timbul harus selesaikan secara kekeluargaan. “Penyelenggaraan pembauran kebangsaan adalah proses pelaksanaan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan dan ekonomi,” jelasnya.

Tujuan pembauran kebangsaan adalah untuk mewujudkan kebangsaan indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku dan etnis masing masing dalam kerangka kesatuan republik indonesia. Supaya ada keseragaman pada pembinaan pembauran kebangsaan, maka dikeluarkan Permendagri nomor 34 tahun 2006 tentang pedoman pembauran kebangsaan di daerah.

Peraturan tersebut menjadi keharusan di setiap daerah untuk dilaksanakan sosialisasi agar dapat diketahui seluruh masyarakat secara luas. “Kegiatan hari ini bentuk sosialisasi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Nias,” terangnya.

Dari laporan ketua FPK, diketahui jika tahun lalu sudah dilaksanakan sosialisasi di tujuh kecamatan, dan tahun ini dilaksankaan di tiga kecamatan yang salah satunya kecamatan Botomuzoi.

Pemkab Nias beberapa bulan lalu telah membentuk dan mengukuhkan FPK periode 2018-2023. FPK dibentuk sebagai wadah informasi, komunikasi, konsultasi dan kerjasama antara masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan. *Inc-12