Petugas sedang berupaya memadamkan api. Foto Istimewa

Nagan Raya-Intainews.com:Kebakaran hutan dan lahan [karhutla] melanda belasan hektare lahan di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat, Provinsi Aceh, sejak Rabu [3/7]. Petugas kesulitan memadamkan api karena mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran yang didominasi tanah rawa.

Informasi dihimpun Intainews.com, Sabtu 6 Juli 2019, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh [BPBA], Teuku Ahmad Dadek, menyebutkan karhutla terjadi di Nagan Raya dan Aceh Barat pada waktu bersamaan. Di Nagan Raya, lahan terbakar seluas 12 hektare. Sementara di Aceh Barat seluas 1,5 hektare.

“Di Nagan Raya, berdasarkan informasi yang diterima pos pemadam dari masyarakat pada pukul 17.00 WIB, telah terjadi kebakaran lahan. Petugas pemadam langsung ke lokasi kebakaran lahan,” kata Dadek, Rabu malam [3/7].

Saat api masih terus membakar hutan di Aceh. Foto Istimewa

Dadek merincikan, di Nagan Raya ada dua titik utama api, yakni lahan rawa di Gampong Kuala Tripa seluas 8 hektare dan Gampong Got Mue seluas 4 hektare. Kedua desa itu berada di Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya. “Kendala di lapangan, kondisi tanah gambut, mobil pemadam tidak bisa masuk ke lokasi lahan yang terbakar, kurangnya peralatan, kurangnya sumber air,” ujar Dadek.

Sementara di Aceh Barat, karhutla melanda 1,5 hektare lahan di Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Petugas menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. “Titik api belum padam. Petugas masih terus memantau agar tidak meluas dan berupaya memadamkan api,” ujar Dadek. *Inc-09-kpn