Jakarta-Intainews.com:Thor-super hero dari Marvel Studio mati melawan Si Pitung pada pertunjukan opera dalam rangka Pencanangan Jakarta Anti Narkoba, oleh Gubernur DKI Jakarta H Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P.,Ph.D, Minggu pagi, 16 Juni 2019, di Monas, Jakarta.

Kematian manusia setengah dewa tersebut disebabkan senjata Palu Kesaktian milik Thor berhasil disita oleh Si Pitung. Tanpa palu itu,Thor lemah dan akhirnya terjerumus ke dalam narkoba. Ia menghisap ganja serta melumat narkoba: over dosis dan mati tersungkur di kaki Aisah – tunangan Si Pitung yang juga ditaksir Thor.

Opera yang berjudul Avenger Thor Vs Si Pitung tersebut, naskah sekaligus sutradaranya dipercayakan kepada Sudibyo JS. Oleh sutradara pertunjukan dikemas dalam bentuk komedi, dimainkan oleh kolaborasi: Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas MpuTantular Jakarta, Karya Cipta Muda Arcadia, Blance Dance Crew, dan Sikumbang Manis Golok Kembar.

Adegan Percintaan Si Pitung dengan Aisah

Jimat Si Pitung Rukun Iman

Kisah Avenger Thor [Zoebir Mustaqim] Vs Si Pitung diawali dari kebangkitan Si Pitung (AnggaWiranata) dari kubur. Ia hendak memberantas narkoba, namun dihalang-halangi oleh Juragan Bek Si Bandar Narkoba (KukuhSantosa). Terjadi peperangan: Juragan Bek kabur dan para Centengpun kocar-kacir.

Sekarung narkoba milik mereka ketinggalan dan disita oleh Si Pitung. Aisah (Baiq Ayu Sintiya) bahagia Si Pitung kembali lagi, tapi ia shock setelah mendapati sekarung narkoba di tangan Si Pitung. Aisah menuduh Si Pitung sebagai Bandar narkoba dari alam baka.

Aisah memutuskan cinta dan pergi meninggalkan Si Pitung. Si Pitung tak peduli putus cinta, ia tetap menjalankan misinya untuk memberantas narkoba. Ia terus mengejar Juragan Bek Si Bandar Narkoba. Ternyata Bek pun mati over dosis. Selfie (EkaKartikaHalim) – istri Bek memfitnah Si Pitung telah membunuh suaminya. Selfie minta bantuan kepada negara super power yaitu Amerika.

Donald Trump (Danny Siagian) mengirim16 superheroes: Captain America, Iron Man, Hulk, Spiderman, dll. Selfie minta dikirim Thor saja, “Cuman melawan Si Pitung, kecil…”. Trump menolak karena Thor sedang bertugas mencari enam batu sakti untuk menaklukkan dunia. Selfie meyakinkan bahwa enam batu tersebut justru berada di dada Si Pitung.

Thor dikeroyok Anak Buah Si Pitung

Pitung artinya pitupitulung atau tujuh pertolongan. Jadi kata ‘Si’ atau seseorang yang memiliki enam batu di dada disebut Si Pitung. Nama asli Si Pitung adalah Salihoen. Ternyata setelah ditelusuri, ke enam batu yang bersemayam di dada Si Pitung adalah rukun iman: ada enam. Pertama: percaya pada Allah; kedua: Malaikat; ketiga: kitab-kitab, keempat: nabi-nabi dan rosul-rosul; lima hari kiamat, dan yang keenam Qoda’ dan Qodar. Ke enam kepercayaan itu merupakan sumber nilai penentu arah kehidupan. Kalau sudah ada arah yang mulia di dalam dada, tidak mungkin terjerumus ke dalam narkoba.

Thor Menang Fisik Tapi Kalah Cerdas Lawan Si Pitung 

Thor menghendaki keenam batu kemuliaan itu. Ia datang ke Monas dan mendapati Si Pitung besarta anak buahnya. Anak buah Si Pitung kewalahan melawan Thor. Namun Si Pitung cerdik: ia tidak mau duel fisik, melainkan adu akal sehat melalui simulasi tebakan. Thor memberi syarat tebakan yang aplikatif.

Si Pitung menaruh golok kelantai dan menantang Thor untuk mengambil golok tersebut dengan ketentuan: maju dua langkah mundur dua langkah. Thor gagal, karena dua langkah maju pertama dilanjutkan mundur dua langkah berikutnya menjauhi golok.

Kalah tebakan laluThor menantang balik. Ia lemparkan senjata Palu Kesaktiannya ke lantai dan menyuruh Si Pitung maju dua langkah-mundur dua langkah. Si Pitungpun maju dua langkah ke arah palu tersebut.

Langkah mundur berikutnya dilakukan dengan cara memutar badan sehingga mundur dua langkah ini justru mendekati Palu Godam. Nilai langkah Si Pitung menjadi 4, sementara nilai langkah Thor tetap 0. Palu Kesaktian milik Thor disita Si Pitung, Thor pun malu untuk meminta kembali.

Aisah minta foto bersamaThor. Thor tertarik pada kecantikan Aisah. Thor ingin menikmati keindahan cinta melalui narkoba: fly dan melayang di atas awan. Narkoba yang dititipkan Si Pitung kepada Aisah dilahap habis oleh Thor.Thor gontai dan melayang tak tentu arah. Thor over dosis kemudian mati terjerembab di kaki Aisah. Aisah segera mengabarkan kematian Thor kepada Si Pitung. Ternyata sehebat apa pun manusia, mati juga oleh narkoba. Jauhi narkoba.

Sekda DKI Jakarta Dr H Saefullah, M.Pd. menyerahkan hadiah lomba

Anti Narkoba Menggema di Jakarta

Selain Opera Si Pitung VS Thor, Pencanangan Jakarta Anti Narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta ini dihiasi juga oleh penampilan: kesenian tradisional, several band, Pee Wee Gaskins, dan dipandu oleh MC kocak Edwin dan Jhody. Acara dibuka dengan: apel 2600 perserta berkaos ‘Gema Anti Narkoba’, deklarasi pemuda anti narkoba, serta pembagian hadiah lomba.

Sekda Provinsi DKI Jakarta Dr H Saefullah,M.Pd. mewakili Gubernur DKI menyerahkan hadiah lomba kepada para pemenang. Peserta lomba terdiri dari para pelajar, mahasiswa atau pemuda-pemuda dari kalangan umum. Jenis lomba, antara lain: film pendek, penulisan artikel, bisnis plan, serta meme, dan bazar. Rangkaian kegiatan Gema Anti Narkoba yang meliputi: pencanangan, deklarasi, perlombaan, bazar, serta pentas seni anti narkoba menjadi momentum kebulatan tekad yang monumental. * Sudibyo