Jokowi menyalami masyarakat Idulfitri 1440 H. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Acara open house Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, mendadak menjadi ricuh. Peristiwa itu dipicu oleh warga masyarakat yang berebut ingin bersalaman dengan Jokowi.

Acara yang dibuka Rabu, Juni 2019 pukul 09.00 WIB itu awalnya berjalan lancar dan khidmat. Jokowi mengalokasikan waktu sejam pertama untuk para tamu yang berasal dari kalangan pejabat negara dan pada duta besar negara sahabat.

Pada pukul 10.00 WIB, panitia baru membuka Istana untuk masyarakat umum. Suasana antrian yang tertib mendadak berubah ketika Jokowi tiba-tiba keluar dari Istana pada pukul 11.00 WIB. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menghampiri warga yang antre di halaman belakang Istana Negara.

Aksi Jokowi membuat warga yang semula antre bersalaman menjadi histeris. Mereka berebut berfoto dengan Jokowi. Panitia sempat mengimbau masyarakat menjaga ketertiban selagi Jokowi menghampiri warga di halaman Istana.

Masyarakat sangat antusias untuk dapat bersalaman dengan Presiden RI di hari Lebaran Idulfitri 1440 H. Foto Istimewa

Namun, pengumuman itu tak dihiraukan masyarakat. Mereka terus merangsek untuk berebut bersalaman dengan Presiden. Jokowi lantas berjalan ke arah kerumunan warga yang menunggu di kompleks Kementerian Sekretariat Negara.

Sebagaimana di halaman Istana, warga yang mengantre sejak pagi langsung beranjak dan berebut menghampiri Jokowi. Aksi saling dorong di antara peserta open house pun tak terhindarkan.

Dari kantor Kementerian, Jokowi beranjak ke Monumen Nasional. Suasana tak berbeda jauh, warga saling dorong untuk mendapatkan kesempatan bersalaman dengan kepala negara. “Mohon maaf lahir dan batin. Warga yang antre di Monas lebih banyak dari warga di Istana, sehingga saya mampir ke sini,” kata Jokowi di Lapangan Monas.

Jokowi mengatakan ia memilih menghampiri warga karena harus segera meninggalkan Jakarta dan mudik ke Surakarta. “Saya ingin ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada bapak ibu yang sudah rela berada di sini dan sekali lagi mohon maaf saya tidak bisa mendatangi satu persatu,” ujarnya. *tpc