Wiranto Ancam Tutup Media, GM: Belum Sembuh dari Orba…

Goenawan Mohammad $ Wiranto. Fotu istimewa

“Berbagai negara yang menerapkan kebebasan pers dan demokrasi telah menjadi negara maju. Contoh Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa. Kebebasan pers (medi) harga mati.”

Jakarta-Intainews.com:“Wiranto mengancam mau tutup media? Kalau benar, dia belum sembuh dari penyakit orde baru (Orba). Dan tak tahu hukum. Silakan mundur dari pemerintahan Jokowi 2019-2024,” tulis Goenawan Mohamad (GM) dalam postingan twitternya, Selasa 7 Mei 2019.

Jurnalis Senior yang juga pendiri Majalah Tempo, Goenawan Mohamad, mengecam pernyataan Wiranto soal bakal menutup media yang dianggap salah oleh pemerintah.
Sekadar informasi, selain berencana menutup media dan menindak media sosial yang dianggap kebablasan.

Bahkan Wiranto juga menyebut sudah menyiapkan tim yang akan memantau ucapan dan pernyataan tokoh-tokoh yang berpandangan negatif terhadap pemerintah maupun Presiden Joko Widodo.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah turut menyesalkan pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto yang mengancam akan menutup media.

Wartawan yang kecewa dengan statemen membraidel Pers, meletakkan perangkat kerja sebagai sebuah simbolis

Ia menilai, pemerintah panik sehingga mengeluarkan ancaman yang tak sesuai untuk Indonesia sebagai negara demokrasi yang mengusung kebebasan pers. “Kebebasan ini  (medi) harga mati. Kapasitas pemerintah lah yang harus kita sesuaikan dengan kebebasan masyarakat,” kata Fahri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 6 Mei 2019.

Fahri menilai kebebasan berekspresi dan berpendapat di Indonesia harus terus dijaga. “Kapasitas pemerintah untuk mengelola kebebasan itu yang perlu diperbaki. Jangan kemudian pemerintahnya gelagapan, panik, lalu kemudian kebebasannya mau ditutup, itu salah,” tegas Fahri Hamzah. Menurutnya, kebebasan di media masih pada jalur yang benar. *tpc