Ilustrasi. Istimewa

Intainews.com:Diabetes adalah suatu kondisi kelebihan gula darah dalam tubuh. Biasanya, penderita diabetes dianjurkan untuk membatasi pola makannya. Mereka tak diperbolehkan mengkonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat.

Saat kita makan, karbohidrat akan diolah tubuh jadi glukosa. Inilah penyebab gula darah meningkat. Sebaliknya, penderita diabetes disarankan mengkonsumsi makanan yang kaya serat. Salah satunya ubi jalar. Dibandingkan dengan jenis umbi-umbian lainnya, ubi jalar justru punya indeks glikemik yang rendah.

Menurut buku Healing Foods: Eat Your Way to a Healthier Life yang diterbitkan oleh Dorling Kindersley (DK) Publishing, ubi jalar sangat efektif untuk mencegah gula darah melonjak.

“Ubi jalar menjadi salah satu metode pengobatan tradisional untuk diabetes. Kandungan karbohidratnya lambat dicerna tubuh dan mengandung hormon adiponectin. Kombinasi keduanya membantu kadar gula darah tetap stabil,” tulis buku tersebut.

Lambatnya proses pencernaan akan membuat glukosa sulit terserap aliran darah. Ini membuat gula darah tetap dalam tingkat yang aman. Kendati demikian, cara memasak yang kurang tepat bisa membuat indeks glikemiknya meningkat. Misalnya, ubi jalar yang dipanggang punya kadar karbohidrat dan gula dua kali lipat ketimbang ubi mentah.

Penelitian berjudul “Cooking Treatment Effects On Sugar Profiles And Sweetness of Eleven-Released Sweet Potato Varieties,” dalam Journal of Food Processing & Technology mengungkapkan, semakin lama ubi dipanggang, akan semakin tinggi indeks glikemiknya.

Penyebabnya karena panas akan membuat butiran pati terurai. Tubuh kita akan lebih mudah menyerap dan mengubahnya jadi glukosa. Akhirnya, membuat tingkat gula darah melonjak.Selain itu, memanggangnya juga akan menjadikan ubi kering, mengurangi kandungan pati dan mengentalkan gula.

Hindari pula merebus atau menumbuk ubi jalar. Kedua metode tersebut bisa membuat ubi lebih mudah dicerna tubuh. Sebaiknya, olah ubi dengan menumisnya dengan minyak sebentar saja. Biarkan kulit ubi tetap menempel. Selaras dengan serat, lemak juga bisa memperlambat proses pencernaan, sehingga dapat menstabilkan tingkat gula darah.