Gubsu, Edy Rahmayadi memberikan cinderamata kepada HGNS Incorporation Korea usai penandatangan MOU terkait pengelolaan sampah

Lahan 100 hektare sudah disiapkan. “Itu mau saya jadikan tempat sampah yang menghasilkan, saya mau itu jadi tempat rekreasi, bayangin orang bisa rekreasi di sini,” kata Gubsu.

Medan-Intainews.com:Penandatanganan MoU antara PT PPSU dan perusahaan asal Korena, HGNS inc dalam kerja sama pengelolaan sampah di Kota Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidangro) dan sekiratnya. Di saat yang sama juga lakukan penandatanganan MoU antara PDAM Tirtanadi dengan PT MOYA dan PT Adaro Tirta Mandiri tentang pengelolaan air.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan persoalan sampah merupakan hal yang penting dan menjadi prioritas untuk diselesaikan segera. Jika tidak, akan dapat menjadi preseden buruk ke depan. “Sehebat apapun kita, jika sampah tak selesai, menjadi polusi, dan akhirnya kita tak sehat,” katanya.

Gubernur mengharapkan Kota Medan dan sekitarnya dapat mejadi kota yang bersih dan sehat. Sehingga orang yang tinggal dan singgah merasa nyaman. “Membuat kita sehat dan membuat kita panjang umur,” ujarnya.

Untuk itu, kata Edy Rahmayadi, telah disiapkan lahan 100 hektare di arah Tuntungan, Deliserdang. “Itu mau saya jadikan tempat sampah yang menghasilkan, saya mau itu jadi tempat rekreasi, bayangin orang bisa rekreasi di sini,” katanya.

Edy juga mengharapkan Kota Medan menjadi kota yang terbaik di Indonesia. “Saya harap kota Medan Ibukota Sumatera Utara menjadi kota terbaik di Indonesia dan Asia, saya yakin itu bisa,” tuturnya.

Sementara itu, Dirut PT PPSU Hendra Suryadi menargetkan proyek kerja sama pengelolaan sampah tersebut akan dimulai sesegera mungkin. “Karena sudah mulai MoU, secepat mungkin kita jalankan,” ujarnya.

Selanjutnya akan dilakukan survey dan pemetaan. Pada proyek tersebut akan dibangun tempat pengumpulan sampah, pemilahan sampah, hingga pembuatan pupuk. Proyek tersebut memiliki 4 tahap pengerjaan. Meski begitu, Mr Hong mengatakan belum memastikan total angka yang akan diinvestasikan. “Kami masih belum tahu yang pasti tapi tergantung apa yang dilakukan nanti,” katanya.

Ilustrasi. Sampah menumpuk menunggu diangkut petugas-2

HGNS adalah perusahaan konsultan atau penyedia solusi di bidang pengolaan limbah yang berbasis di Seoul Korea. Diinformasikan, HGNS telah banyak melakukan kerjasama dengan negara lain.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Sekdaprov Sumut R Sabrina, Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang dan perwakilan kepala daerah Kota Medan, Binjai, Deliserdang dan Sergai. Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo, Chairman HGNS inc Mr Hong, Direktur PT Moya Yuni Supriyanto, dan Direktur Adaro Tirta Mandiri Wito Krisnahadi.* Inc-03