Ketum 212, Slamet Maarif. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Polres Surakarta menetapkan Ketua Umum (Ketum) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif sebagai tersangka dugaan pelanggaran pemilu terkait tablig akbar PA 212 di Solo.

Slamet mengaku akan segera berkoordinasi dengan tim pengacara, Senin 11 februari 2019. Dalam surat panggilan yang beredar di media sosial, Slamet Ma’arif akan dipanggil ke Polres Surakarta pada Rabu (13/2).

Informasi dihimpun Intainews.com dari Jawa Tengah (Jateng), Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, sudah mengirimkan surat panggilan kepada Slamet Ma’arif.

“Hari Rabu nanti diperiksa Ustaz Slamet Ma’arif,’ ujar Ribut di Mapolresta Surakarta, Senin 11 Februari 2019. Penyidik menambahkan, sudah dilakukan seluruh tahapan secara profesional. Jadi status tersangka ditetapkan setelah polisi melakukan gelar perkara.

Pasal yang disangkakan kepada Slamet Ma’arif ialah Pasal 492 dan 521 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang melakukan kampanye yang dilarang bagi peserta pemilu dan tim kampanye.

Ssebagaimana diketahui sebelumnya, Slamet Ma’arif dilaporkan oleh Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf Surakarta. Dia melakukan kampanye saat dia menjadi pembicara dalam tablig akbar PA 212 Solo Raya 13 Januari 2019. *Inc-20-dtc