Tampak para peserta latihan di Lapangan Upacara Madivif 1 Kostrad

Bogor-Intainews.com:Divisi Infanteri 1 Kostrad menggelar latihan Pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden Rabu, 6 Februari 2019 di Lapangan Upacara Madivif 1 Kostrad diikuti 1.800 orang. Terdiri dari 1.500 orang pelaku dan 300 orang penyelenggara.

Tugas pokok TNI sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan.

Salah satu dari wujud tugas tersebut adalah membantu tugas Pemda dan Polri dalam menangani kerusuhan sosial yang terjadi, dalam tahapan pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 yang dipicu oleh negative campaign dan black campaign.

Saat ini institusi TNI-Polri sebagai Aparat Negara mendapatkan kepercayaan yang sangat tinggi dari rakyat dalam menjaga pertahanan dan keamanan di Bumi Pertiwi Indonesia. Saat ini ancaman keamanan yang harus diantisipasi terutama gangguan yang dapat menggagalkan pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden 2019.

Hal tersebut disampaikan Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad dalam pembukaan apel gelar kesiapan latihan pengamanan pemilihan umum legeslatif dan presiden 2019 di lapangan upacara Madivif 1 Kostrad Cilodong.

Pangdivif 1 Kostrad menegaskan terwujudnya sinergitas, soliditas dan solidaritas antara TNI-Polri dengan Pemda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh daerah serta berbagai komponen masyarakat lainnya, mampu mencegah potensi timbulnya permasalahan yang dapat menyebabkan terganggunya keamanan.

Dalam mendukung suksesnya pesta demokrasi yaitu Pemilu Legislatif dan Presiden 2019, TNI-Polri harus memegang teguh netralitas dan bagi Prajurit TNI dan Polri hanya ada satu Komando tegak lurus dari Panglima TNI dan Kapolri.

Pelaksanaan Apel Gelar Latihan Pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden 2019 ini dilaksanakan selama 12 hari yang terbagi secara tersebar dan sesuai dengan sektor. Diantaranya sebagai Koordinator Sektor 1 oleh Kolonel Inf Riksani Gumay (Danbrigif PR 17/1 Kostrad) yang membawahi wilayah 1 Kabupaten Karawang (wilayah 1 oleh Mayor Inf Fajar Akhirudin jabatan Danyonif PR 305/17/1 Kostrad).

Wilayah II Kabupaten Bandung selatan (Mayor Inf Tinton AP jabatan Wadanyonif PR 330/17/1 Kostrad), Koordinator Sektor II (Kolonel Inf Mahfud jabatan Danbrigif R 13/1 Kostrad) yang membawahi 2 wilayah (wilayah 3 oleh Wilayah Kabupaten Tasik oleh Mayor Inf Afriandy Bayu dan Koordinator wilayah 4 kabupaten Garut oleh Letkol Inf Taufik Ismail).

Koordinator sector III oleh Kolonel Arm Yuniar Dwi Hantono yang membawahi 3 koordinator (wilayah 5 Kabupaten Purwakarta oleh Mayor Arm Achmad Afandi jabatan Danyonarmed 9/2/1 Kostrad, wilayah 6 Kabupaten Bogor oleh Mayor Arm David Eldo jabatan Danyonarmed 10/2/1 Kostrad dan wilayah 7 Kabupaten Sukabumi oleh Mayor Arm Micha Arruan jabatan Danyonarmed 13/2/1 Kostrad ).

Koordinator sektor IV (Letkol Inf Setyo Wibowo jabatan Waasops Kasdivif 1 Kostrad) yang membawahi 5 wilayah (wilayah 8 Tangerang selatan oleh Letkol Arh Choirul Huda jabatan Danyonarhanud 1/1 Kostrad, wilayah 9 Kotamadya Depok oleh Mayor Kav M Darwis jabatan Danyonkav 1/1 Kostrad, wilayah 10 Bandung Timur oleh Mayor Czi Rinaldo Rusdi jabatan Danyonzipur 9/1 Kostrad.

Wilayah 11 Kabupaten Bogor oleh Letkol Cba Joni Sitanggang jabatan Danyonbekang 1/1 Kostrad dan wilayah 12 Kotamadya Depok oleh Mayor Cpl MK David Simangunsong jabatan Dandenpal 1/1 Kostrad).

Dalam pelaksanaan upacara pembukaannya turut hadir pula Dankor Brimob, Kasdivif 1 Kostrad, Walikota Depok, Bupati Bogor, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Pejabat TNI/Polri, Para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, Organisasi Kepemudaan HIPAKAD Kabupaten Bogor, Pimpinan Instansi wilayah kota Depok dan Bogor. * Ais