Rocky Gerung. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Soal kitab suci fiksi berbuntut panjang. Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas menanggapi pemanggilan Rocky Gerung atas pernyataannya di salah satu televisi swasta soal kitab suci fiksi.

“Kalau PBNU menyerahkan kepada proses hukum. Semua harus taat kepada proses hukum,” ujar Robikin baru-baru ini. Proses hukum yang akan menimpa Rocky Gerung harus berjalan secara transparan, memenuhi kaidah hukum. Baik pihak pelapor, Rocky dan Rocky Gerung.

Namun, menurut Robikin, sebagai umat Islam, sulit menerima pernyataan Rocky yang mengatakan kitab suci itu fiksi. Karena menurutnya Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam kebenarannya mutlak dan bukan sesuatu yang imajinatif maupun fiksi. “Karena sebagai muslim kami semua mengimani bahwa Al-Quran adalah Kalamullah. Dan sebagai Kalamullah, tentu sulit menerima pernyataan Al-Quran adalah fiksi,” terang Robikin Emhasa.

Untuk itu, setelah mangkir, Akademisi dan aktivis Rocky Gerung memenuhi panggilan Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 1 Februari 2019), untuk dimintai klarifikasi kasus hukum yang menjeratnya.

Rocky datang ke Kompleks Polda Metro Jaya sekitar pukul 15.55 WIB didampingi oleh tim kuasa hukumnya termasuk mantan koordinator Kontras Haris Azhar. Rocky melempar senyuk ke wartawan, mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk menghadapi agenda pemanggilannya ini

“Tidak ada persiapan khusus, ya lari pagi olahraga. Untuk menjawab pertanyaan ya siapkan jawaban,” kata Rocky sebelum masuk ke Gedung Direktorat Reskrimsus. Dia dimintai klarifikasi atas pelaporan dengan tuduhan penistaan agama oleh Jack Boyd Lapian pada 16 April 2018 lalu karena pernyataannya yang menyebut “kitab suci adalah fiksi” di salah satu acara televisi swasta.

Rocky dipanggil dengan status sebagai saksi terlapor atas laporan Jack yang tercatat dengan nomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018. Dalam laporannya Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Selain laporan Jack, Rocky juga dilaporkan atas tuduhan yang sama oleh Permadi Aria alias Abu Janda pada 11 April 2018 ke Polda Metro Jaya. Laporan Abu Janda tertuang dengan nomor polisi TBL/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 11 April 2018. *Inc-17