Medan-Intainews.com:Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi (foto) menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersikap netral dalam pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019. Dilarang berpihak dan memberikan dukungan kepada calon presiden/wakil presiden, calon anggota legislatif, dan partai politik peserta Pemilu.

Hal ini disampaikan Gubsu Edy Rahmayadi pada aapat persiapan pemilihan umum legislatif dan pemilihan umum presiden tahun 2019, Jumat 4 Januari 2019 di aula Raja Inal Siregar Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan. “Undang-undang memerintahkan ASN harus netral, itu harus dilaksanakan. Bila terdapat ASN ikut terlibat, sanksi yang dikenakan mulai dari hukuman tertulis hingga pemecatan,” katanya.

Menurut Gubsu, ketidaknetralan ASN akan berdampak besar pada pelaksanaan sistem pemerintahan. Diantaranya akan muncul persoalan yang mengganggu kekompakan dan keutuhan ASN, TNI dan Polri.

Ketua KPU Sumut Yulhasni menyampaikan, jumlah calon anggota legislatif (Caleg) yang terdaftar saat ini sebanyak 1.353 Caleg DPRD Sumut, jumlah daftar pemilih 9.785.753 jiwa, diantaranya laki-laki 4.828.923 jiwa dan perempuan 4.946.830 jiwa, dan jumlah disabilitas sebesar 11.702 jiwa.

Sementara Komisioner Bawaslu Sumut Johan Alamnsyah menyampaikan, salah satu upaya pengawasan yang dilakukan Bawaslu adalah menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, mulai dari izin hingga penempatannya.

Untuk itu diharapkan adanya instruksi dari Gubsu untuk menyurati Pemkab dan Pemko agar bisa mengimbau kepada para tim sukses maupun caleg supaya mengikuti pembuatan APK sesuai aturan.*Inc-03