Gunungsitoli-Intainews.com:Pulau Nias,Sumatera Utara diguncang gempa tektonik berkekuatan 5,2 skala richter (foto), Sabtu 29 Desember 2018. “Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang terjadi akibat gempa yang terasa di Nias, Nias Barat, Nias Utara, Nias Selatan dan Kota Gunungsitoli,” kata Kepala BMKG Gunungsitoli Djati pada pesan singkat di grup whasapp, Sabtu 29 Desember 2018.

Dari Djati diketahui jika gempa yang mengguncang Kepulauan Nias dan sempat membuat panik warga tidak berpotensi tsunami, dan kekuatan gempa 5,2 skala richter. “Gempa pertama berkekuatan 5,2 pukul 15.23 WIB dan kemudian gempa susulan 4,5 sr di lokasi 8 km Barat Laut Sirombu, Nias Barat, Sumatera Utara kedalaman 24 KM,” jelasnya.

Gempa bumi yang mengguncang Kepulauan Nias termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal yang terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia di zona Megathrust yang berada di sebelah Barat Sumatera.

Sehingga dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi dipicu oleh penyesaran sesar oblique. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kris salah satu warga yang ikut lari keluar rumah saat gempa mengaku kaget ketika toko yang dia masuki untuk membeli bahan kue bergoyang. Tiba tiba pemilik toko dan sejumlah pembeli lari ke luar sambil berteriak teriak ada gempa.

“Karena pemilik toko dan pembeli lainnya lari keluar sambil berteriak, saya juga ikut lari keluar, dan saya lihat banyak orang di jalan karena keluar dari rumah,” jelasnya. Menurut Kris, gempa yang terjadi tidak begitu lama cukup kuat dan terasa, sehingga dia sempat limbung dan hampir jatuh. * Inc-12