Sri Mulyani. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Menteri Keuangan Sri Mulyani menyiapkan dana bencana siap pakai atau on call senilai Rp 1 triliun. Dana on call itu telah dicairkan untuk menangani bencana tsunami di Selat Sunda yang terjadi awal pekan ini.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani, menyebut dana tersebut sudah dicairkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan bencana di Selat Sunda. “Dananya sudah di BNPB dan bisa dipakai untuk tangani bencana tsunami,” ujarnya kepada wartawan, Kamis 27 Desember 2018.

Menurutnya, penggunaan dana on call itu disesuaikan dengan kebutuhan BNPB dalam proses penanganan bencana tsunami. Oleh karena itu belum tentu keseluruhan dana on call tersebut akan diserap habis oleh BNPB.

“Bisa ditanyakan ke BNPB yang pakai dana itu untuk pelaksanaannya. Kami mendapat laporan penggunaannya nanti,” ucap Askolani. Adapun dana on call tersebut masuk dalam pos anggaran cadangan bencana. Selain dana on call, anggaran cadangan bencana juga dipakai untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, hingga perbaikan rumah yang terkena bencana.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menambahkan, perbaikan perumahan warga maupun kawasan wisata baru dipikirkan seusai masa tanggap bencana usai. “Sekarang masih dalam masa tanggap darurat, mungkin nanti arahannya. Sekarang ke tanggap daruratnya dulu,” tegas Khalawi. *kpn