Sebagian korabn meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Jumlah korban dan kerusakan akibat tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda terus bertambah. Hingga hingga Minggu 23 Desember 2018) sore tercatat 280 orang meninggal dunia, 843 luka-luka dan 28 orang hilang.

Informasi dihimpun Intainews.com Senin 24 Desember 2018, kondisi tsunami Selat Sunda yang menghantam warga Provinsi Banten dan Lampung Selatan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan simpati dan doa atas bencana tsunami tersebut disampaikan Trump, melalui akun twitternya, @realDonaldTrump, Minggu (23/12) waktu setempat.

“Kami berdoa untuk pemulihan dan penyembuhan. Amerika ada bersamamu!” tutup Trump. Selanjutnya tulis Trump, kehancuran yang tidak pernah terpikirkan dari bencana tsunami di Indonesia. Lebih dari dua ratus orang meninggal dan hampir seribu orang terluka atau tidak terhitung jumlahnya.

Dalam pernyataannya tersebut, Trump mendoakan penanganan korban bencana dan pemulihan bencana yang menghantam wilayah Banten dan Lampung tersebut. Ia juga menyatakan kesediaan Amerika untuk membantu.

Kondisi pasca hantaman tsunami Selat Sunda

Hingga kini kerusakan material meliputi 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak. Korban dan kerusakan meliputi 4 kabupaten terdampak yaitu di Kabupaten Pandeglang, Serang, Lampung Selatan dan Tanggamus.

Dari total 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 30 orang hilang terdapat di Kabupaten Pandeglang tercatat 164 orang meninggal dunia, 624 orang luka-luka, 2 orang hilang.

Penanganan darurat terus dilakukan. BNPB bersama TNI, Polri, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, dan K/L terkait terus mendampingi Pemda dalam penanganan darurat.*Inc-17-rpc-tpc