Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly ikut pada perbangan Garuda Jakarta-Nias

Gunungsitoli-Intainews.com:Pesawat Garuda rute Jakarta-Nias lagsung mendarat perdana di Bandar Udara Binaka Gunungsitoli, Sumatera Utara, media November 2018. Menteri Pariwisata Arief sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Garuda Indonesia.

Dengan aksesbilitas yang makin mumpuni, pembangunan pariwisata di Nias akan semakin cepat. “Aksesibilitas adalah salah satu kunci utama dalam pengembangan pariwisata. Dengan penambahan frekuensi penerbangan ini, pariwisata Nias akan semakin terbuka, menyusul penerbangan internasional,” ujar Menpar Arief.

Selain itu, Menpar juga mendorong untuk mempercepat pemugaran Bandara Nias. Sehingga Bandara Nias berubah status menjadi bandara internasional.
“Kalau soal atraksi saya tidak khawatir terhadap Nias. Atraksinya sudah kelas dunia. Daerah ini memiliki pantai Sorake masuk 10 besar tempat surfing di dunia.

Bahkan, nomor 2 terbaik setelah Hawai. Untuk itu Nias membutuhkan bandara internasional sehingga ada penerbangan internasional langsung menuju Nias,” kata Menpar Arief Yahya.

Menkumham Republik Indonesia Yasonna H Laoly dan Kepala Daerah se-Kepulauan Nias menjadi penumpang perdana pesawat Garuda Indonesia Air Lines tersebut. “Hari ini merupakan kebahagian dan sukacita buat kita masyarakat Pulau Nias dengan adanya penerbangan langsung rute Jakarta-Nias,” kata Menkumham RI Yassona H Laoly.

Dengan penerbangan langsung Jakarta-Nias, memotong biaya dan menguntungkan masyarakat Kepulauan Nias. Menurut dia, kehadiran pesawat jalur langsung Jakarta-Nias mendorong wisatawan ke Nias akan semakin kita genjot ke depan.

Yassona mengucapkan terima kasih kepada kepala daerah dan pimpinan DPRD se-Kepulauan Nias serta Asisten Deputi Kemenko Maritim Cosmas Harefa.
Secara bersama-sama, ungkapnya, mereka telah mendorong, sehingga pesawat Garuda jalur Jakarta-Nias bisa beroperasi dan melakukan penerbangan perdana hari ini.

Dari Menkumham RI diketahui jika perpanjangan Bandara Binaka sempat tertunda akibat pembebasan tanah, tetapi kini sudah terealisasi. Sehingga dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang punya tanah, karena telah membersihkan dan menjual tanahnya untuk perpanjangan Bandara Binaka Gunungsitoli.

“Ini adalah upaya bersama, dan apabila ada yang bertanya mengapa Menkumham RI yang hadir, itu karena saya sebagai putra daerah punya tanggungjawab moral,” tutur Yassona H Laoly.

Menkumham Yassona Laoly dan segenap bupati nias serta Walikota Gunungsitoli turut dalam penerbangan garuda perdana.

Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM sebelumnya memberitahu, tercapainya penerbangan Garuda Jakarta-Nias melewati proses panjang. Proses tersebut diperjuangkan secara bersama-sama oleh Pemerintah Daerah se-Kepulauan Nias.

“Jalur Jakarta-Nias ini adalah akses lintas yang mendorong perekonomian dan pembangunan Kepulauan Nias,” ucapnya. Bupati Nias menjelaskan, perjuangan panjang sehingga pesawat Garuda jalur Jakarta-Nias bisa mendarat hari ini di Bandara Binaka Gunungsitoli diawali inisiatif mengajukan permohonan kepada sejumlah maskapai.

PTGaruda Indonesia Air Lines merespon Mei 2018, sehingga Agustus Garuda dan Kementrian Perhubungan ke Nias survei langsung. “Kami ucapkan terima kasih kepada Direksi Garuda dan seluruh jajarannya yang sudi menerima permohonan kami, dan kami berharap penerbangan ini tidak hanya saat ini, dan meningkat di masa yang akan datang,” harapnya. *Inc-12